KAB. CIREBON, (FC).- Sampah masih menjadi persoalan klasik setiap daerah. Tak terkecuali Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon, dimana saat ini masih belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir yang baru. Tak ayal hal tersebut mengakibatkan tercecernya sampah di pinggir jalan, bahkan ditempat-tempat umum lainnya.
Terlebih lagi, setelah gagalnya Pemkab Cirebon memiliki TPA yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Pasaleman. Namun karena kurangnya pendekatan, dan juga komunikasi dengan masyarakat, TPA tersebut mendapatkan penolakan dari warga sekitar, karena keberatan dengan keberadaan TPA yang dirasa mengganggu warga setempat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Hermanto menyayangkan sikap Pemkab Cirebon yang tidak proaktif terhadap persoalan sampah. Alih-alih memiliki TPA baru, ditahun 2020 ini Pemkab masih kebingungan untuk mencari TPA yang baru.
“Ini kan sayang, padahal tahun ini (2020) sudah dianggarkan tapi gagal. Ya mungkin nanti akan dianggarkan kembali tahun 2021,” ujar Hermanto kepada FC saat ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Cirebon, kemarin.
Politisi Partai Nasdem ini juga merasa malu, sebagai Ketua Komisi yang membidangi persoalan Lingkungan Hidup, tidak mampu mendorong Pemkab Cirebon mengelola sampah secara optimal.
















































































































Discussion about this post