KOTA CIREBON, (FC).- Kota Cirebon sebenarnya sudah memiliki tiga unit Polymerase Chain Reaction (PCR), yang digunakan untuk pengujian sampel swab dengan akurasi deteksi Covid-19 yang sangat tinggi.
Dari tiga unit PCR tersebut, dua sudah beroperasi yakni di RS Pelabuhan Cirebon dan Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Jati (FKUGJ).
Nah, satu lagi yang di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) sampai saat ini belum bisa dioperasikan.
Padahal RS milik Pemkot Cirebon tersebut telah menerima guyuran anggaran senilai Rp5,8 miliar untuk pembelian unit PCR sekaligus dengan reagentnya.
Hal ini yang dipertanyakan oleh Pansus Gugus Tugas Covid-19 DPRD Kota Cirebon pada rapat dengar pendapat dengan Dirut RSDGJ dr Ismail Jamaludin SpOt, Rabu (27/5).











































































































Discussion about this post