KAB.CIREBON, (FC).- Upaya memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon berbasis digital.
Kepala Seksi Pelayanan Publik (Yanlik) Kecamatan Plumbon, Sri Wijayanti dalam pelatihan kepemimpinan pengawas (PKP) Angkatan IV Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 bakal mengoptimalisasikan pelayanan, khususnya pelayanan akta kematian di Kecamatan Plumbon.
“Kita bakal mengoptimalisasikan pelayanan akta kematian berbasis WhatsApp (PAKWA) di Kecamatan Plumbon. Ini menjadi upaya nyata untuk menghadirkan solusi layanan cepat dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” kata Sri Wijayanti, Sabtu (15/11).
Nantinya, lanjut Sri sapaan akrabnya, masyarakat Kecamatan Plumbon cukup mengakses WhatsApp (chatbot) ke nomor 0838-4715-7357. Nantinya pelayanan akta kematian bisa dilakukan hanya dari rumah saja.
“Jadi masyarakat dapat mengurus akta kematian dari mana saja dan kapan saja (bisa dari rumah), tanpa perlu datang langsung ke kantor kecamatan, pertama menghemat waktu dan biaya transportasi,” katanya.
Menurutnya, dengan terobosan ini yang pastinya pelayanan lebih cepat dan akurat serta tentunya proses pengajuan dan penerbitan akta kematian menjadi lebih efisien.
“Dan masyarakat bakal mendapatkan informasi yang jelas mengenai persyaratan dan status pengajuannya,” katanya.
Selain menguntungkan masyarakat Kecamatan Plumbon, tentunya bagi instansinya (Pemerintah Kecamatan Plumbon) juga diuntungkan, di antaranya dapat meningkatkan efisiensi operasional dan lainnya, semisal proses pelayanan menjadi lebih terkomputerisasi, mengurangi paperwork dan beban kerja manual petugas.
“Pastinya, selain itu juga dalat meningkatkan kualitas data kematian menjadi lebih akurat dan real-time, mempermudah proses pemutakhiran data kependudukan,” katanya.
Selain itu juga dapat meningkatkan citra dan kepercayaan publik terhadap pelayanan Kecamatan Plumbon sebagai institusi yang modern dan inovatif.
“Terakhir pastinya adalah berotensi pengurangan penggunaan ATK dan biaya-biaya terkait proses yang manual,” katanya. (Ghofar)















































































































Discussion about this post