Yang paling utama, kata Luhtfi, adalah menanamkan kepercayaan diri pada kaum disabilitas. Supaya mereka dapat bersaing dengan orang yang normal pada umumnya.
Oleh sebab itu, pihaknya akan menggelar program yang jelas dan berkesinambungan serta dianggarkan Rp 200 juta untuk kegiatan disabilitas di Kabupaten Cirebon.
Untuk menampung aspirasi para kaum disabilitas di Kabupaten Cirebon, Luthfi berharap, perlu adanya tim advokasi, bila mana ada permasalahan yang dialami para penyandang disabilitas ini.
“Mari kita saling menghormati, karena dalam UU sudah mengatur kesamaan mendapatkan fasilitas umum,” tandasnya. (Suhanan)
Page 2 of 2














































































































Discussion about this post