Untuk kaitan wilayah yang memiliki pasar dan dibelakukan PSBB, Acep menyebutkan akan merumuskan terlebih dahulu agar pendistribusian kebutuhan bahan pokok bisa tetap tersalurkan atau tidak terhambat.
Selain itu, Acep juga sepakat apabila ada yang pulang kampung atau mudik istilahnya, akan dikembalikan lagi. Maka dia meminta agar masyarakat tidak kemana-mana. Jangan sampai nanti dikembalikan lagi tidak bisa diterima di daerah asalnya karena pemberlakukan PSBB.
“Meski itu dilema bagi kami, karena satu sisi kami harus tegas, sisi lain masyarakat harus bisa mendisiplinkan diri. Dengan diterapkan PSBB maka aturan lebih ketat, sehingga lebih baik tidak kemana-mana. Jadi insyallah ini terpaksa kita lakukan. Meskipun kita sudah berjalan sebelumnya dengan KWP, semoga nanti tidak kaget,” kata Acep.
Ditanya konsekuensi dengan pemberlakukan PSBB Acep mengaku masih akan menganalisa besama. Namun menurutnya paling utama adalah masyarakat tidak boleh kehilangan bahan makanan.
Ditengah keprihatian ini apa bila disitibutor mau mendistribusikan akan dikawal petugas bersama.
“Mungkin untuk waktu yang akan kita pertimbangkan, bisa diperpanjang dari waktu sebelumnya bisa dari siang sampai subuh, karena kami mensinyalir adanya kegiatan ngabuburit yang masih menghadirkan banyak kerumunan massa. Insyallah ini akan kami sosialisasikan,” kata Acep. (Ali)













































































































Discussion about this post