“Apalagi dana yang disediakan untuk Porda XIII sangat terbatas, sedangkan target perolehan medali lebih banyak, dengan target masuk 10 besar,” ujar Enay.
Enay mengakui, target tersebut dirasakan sangat berat, mengingat peringkat pada sebelumnya hanya diposisi ke 16, dengan perolehan 31 medali (12 Emas, 6 Perak, 13 Perunggu). Tapi, dia tetap optimistis bisa mencapai target 10 besar pada perhelatan PORDA XIII tahun 2018.
Setelah itu, masih Enay, pihaknya seusai babak kualifikasi mengadakan inventarisir atlet dari tiap cabang. “Kami bersyukur, pada Porda XIII Jabar tahun 2018 di Bogor itu, Kuningan masuk 10 besar dengan memperoleh medali 20 emas, 20 perak dan 19 perunggu,” jelasnya.
Enay juga menjelaskan, visi dan misi KONI Kabupaten Kuningan tahun 2019-2023. Visi “Kuningaan berprestasi pada Porda/Porprov XIV tahun 2022” dengan mempertahankan peringkat 10 besar pada Porprov XIV tahun 2022 di Tasikmalaya, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang”.
Saat ini, lanjut Enay, KONI Kuningan membina 27 cabang olah raga (cabor) prestasi dan tiga cabor fungsional yaitu Bapopsi, Bapor KORPRI dan Perwosi.. Sedangkan di cabor prestasi terdapat yang baru yakni: PBJI (Jujitsu), PGSI (Gulat), Pesti (Soft Tenis) dan PDBI (Drum Band). Sedangkan yang tidak aktif diantaranya Paralayang dan Anggar.
Untuk mencapai prestasi, tentu pihaknya bekerjasama dengan dengan UPI Bandung dengan melakukan pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih, mengadakan work shop penyusunan program latihan. Selain itu, melaksanakan program Kemenpora bekerjasama dengan IAAF (International Association of Athletic Federation) dengan mengadakan Diklat Kepelatihan Levet 1 dan 2, sudah dilaksanakan akhir 2019 lalu.
“Adanya serangan Covid 19, membuat semua sektor terganggu, termasuk dalam kelancaran program latihan para atlet. Namun demikian, latihan atlet tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang telah disusun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ungkap Enay. (M Ali)













































































































Discussion about this post