INDRAMAYU, (FC).- Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, meninjau langsung sejumlah unit kilang dan sarana penunjang operasional di Kilang Pertamina Balongan, Jumat (13/3).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan operasional kilang berjalan optimal guna menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Idulfitri 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Sabar didampingi Komisaris Independen Prabunindya Revta Revolusi.
Peninjauan dilakukan terhadap sejumlah fasilitas produksi serta peralatan kilang guna memastikan kesiapan operasional dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat, khususnya selama masa arus mudik dan balik Lebaran.
Sabar Yudo Suroso meminta seluruh perwira di Kilang Balongan untuk tetap disiplin dalam menjalankan tugas serta konsisten menerapkan standar keselamatan kerja, termasuk prinsip Health, Safety, and Environment (HSE) Golden Rule.
“Pastikan agar ketersediaan crude oil atau minyak mentah aman sebagai bahan baku utama produksi BBM,” ujarnya.
Ia menegaskan, ketahanan cadangan nasional BBM pada tahun 2026 harus tetap terjaga agar tidak terjadi kelangkaan energi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan hingga Idulfitri.
Sementara itu, General Manager Kilang Pertamina Balongan, Yulianto Triwibowo, menyampaikan kepada jajaran komisaris bahwa stok minyak mentah untuk kebutuhan produksi BBM dipastikan dalam kondisi aman untuk menghadapi Idulfitri 2026.
Menurutnya, saat ini Kilang Balongan beroperasi secara maksimal dengan kapasitas terpasang mencapai 150 ribu barel per hari.
“Kilang Balongan siap mengamankan kebutuhan BBM pada arus mudik, terutama bagi pemudik yang melintas di wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat,” tegasnya.
Yulianto menambahkan, pihaknya berkomitmen menjalankan tugas Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri secara optimal guna memastikan kelancaran distribusi energi hingga awal April 2026 mendatang. (Agus Sugianto)












































































































Discussion about this post