KAB.CIREBON, (FC).- Pengobatan alternatif Tiongkok yang dipandu Tabib Dodi kembali hadir di Kabupaten Cirebon. Kegiatan yang berlangsung di Vihara Dharma Suka itu disambut antusias masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan kesehatan berbasis pengobatan tradisional dengan sistem donasi sukarela.

Ketua Yayasan Vihara Dharma Suka, Kusnadi, mengatakan kehadiran kembali Tabib Dodi merupakan respons atas tingginya minat masyarakat yang sebelumnya belum sempat mengikuti layanan serupa.

Menurutnya, masih banyak warga yang berharap memperoleh alternatif pengobatan untuk membantu pemulihan kondisi kesehatan mereka.

Namun, informasi kegiatan sering kali belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat karena sebagian besar penyebarannya melalui media sosial.

“Masih banyak masyarakat yang ingin berobat dengan harapan bisa sehat kembali. Karena itu kami kembali menghadirkan layanan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Senin (22/6).

Layanan pengobatan dibuka mulai 22 hingga 28 Juni 2026 setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Masyarakat dapat langsung datang ke lokasi tanpa persyaratan khusus dan tidak dikenakan tarif tertentu.

“Pelayanan terbuka untuk umum. Tidak ada biaya tetap karena sifatnya sukarela,” kata Kusnadi.

Selain layanan reguler, panitia juga menyediakan layanan khusus atau VIP bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih intensif, seperti penderita stroke maupun penyakit berat lainnya.

Untuk memperoleh layanan tersebut, pasien diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu karena jumlah peserta dibatasi.

Tabib Dodi menjelaskan layanan VIP diberikan untuk memudahkan penanganan pasien dengan kondisi kesehatan tertentu yang membutuhkan perhatian lebih selama proses terapi.

“Pada pelayanan reguler biasanya satu sesi diikuti beberapa pasien sekaligus. Sedangkan untuk layanan VIP dilakukan secara individual agar penanganannya lebih fokus,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan metode pengobatan yang diberikan tetap sama. Perbedaan hanya terletak pada pola pelayanan yang lebih personal bagi pasien dengan kebutuhan khusus.

Pada hari pertama pelaksanaan, tercatat sekitar 20 pasien telah mendapatkan layanan pengobatan, termasuk empat pasien yang mengikuti program VIP.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pihak penyelenggara membuka kemungkinan memperpanjang masa pelayanan apabila jumlah peserta terus meningkat hingga akhir kegiatan.

“Kami akan melihat perkembangan selama beberapa hari ke depan. Jika animo masyarakat masih tinggi, kemungkinan pelayanan bisa diperpanjang,” kata Dodi.

Usai menyelesaikan agenda di Cirebon, Tabib Dodi dijadwalkan melanjutkan rangkaian pelayanan ke sejumlah daerah lain di Pulau Jawa, di antaranya Yogyakarta, Surabaya, Malang, Brebes, Karawang, dan Jakarta.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan alternatif yang akan berlangsung hingga akhir Agustus 2026. (Johan)