Masih dikatakan Suhermanto, di Kabupaten Indramayu belum ada aksi panic buying yang dilakukan oleh masyarakat. Ketersediaan sembako baik di pasar maupun swalayan masih aman.
Untuk itu, dia mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi isu corona. Salah satu caranya yakni dengan tidak melakukan aksi panic buying yang bisa membuat stok sembako di pasar menghilang.
Sementara itu, Kepala Operasional Swalayan Yogya Indramayu Laura Chritianty mengaku, persediaan masker dan hand sanitizer sudah seminggu terakhir ini mengalami kekosongan.
Meski sudah melaporkan kekosongannya tersebut, namun masih menunggu kabar pengirimannya dari pusat.
“Stok sendiri kita menunggu dari pusat. Kalau kita tidak pernah nimbun, apa yang ada langsung dikeluarkan,” pungkasnya. (Agus)
















































































































Discussion about this post