KAB. CIREBON, (FC).- Jalan poros yang menghubungkan Desa Serang Kulon dan Desa Gembonganmekar Kecamatan Babakan menuju Desa Tambelang Kecamatan Karangsembung kondisinya rusak parah.
Pemdes Serang Kulon dan Gembonganmekar bersama warga setempat melakukan swadaya untuk menghindari korban berjatuhan, Minggu (20/11).
Salah seorang warga Desa Serang Kulon, Yusuf ditemui FC di lokasi pengurugan jalan mengungkapkan, hampir setiap hari terutama saat pagi buta banyak ibu-ibu sepulang dari pasar habis berbelanja terjatuh, selain kondisinya yang berada di jalur pesawahan kondisi jalan juga mengalami kerusakan parah, lubang-lubang begitu besar dan dalam menyerupai tempat mandi kerbau.
Menurutnya, kondisi tersebut sudah bertahun-tahun rusak dan lebih parahnya sekitar 3 tahun terakhir ini, jalan sudah sangat tidak layak dilintasi, namun warga membutuhkan jalur itu karena harus berputar jauh jika menghindari jalan tersebut.
“Hampir setiap waktu terjadi kecelakaan, terutama saat pagi hari ibu -ibu pulang dari pasar, meminta tolong, ternyata ketika saya keluar rumah dia terjatuh dan barang dagangannya berserakan,” ungkapnya.
Atas kondisi tersebut, dirinya bersama warga lain berinisiatif melakukan perbaikan jalan secara swadaya, kemudian melaporkan kepada kedua pemerintah desa setempat yakni Desa Serang Kulon dan Desa Gembonganmekar, atas dasar inisiatif warga dan dukungan kedua kuwu serta mendapat respon baik dan akhirnya dilakukan penutupan lubang-lubang besar yang ada di jalan tersebut.
“Walaupun perbaikan tidak sempurna, namun minimalnya bisa meratakan jalan yang berlubang besar tersebut. Kasihan kepada warga yang melintas apalagi mereka dari jauh,” ungkapnya.
Sementara Kuwu Desa Serang Kulon, Alimudin mengungkapkan, jalan Babakan – Karangsembung ini merupakan jalan kabupaten sehingga kewenangan untuk melakukan perbaikan adalah Dinas PUTR Kabupaten Cirebon.
Kondisi jalan terutama antara Desa Gembonganmekar – Desa Tambelang dengan total panjang sekitar 800 meter tersebut sudah pernah ada perbaikan di tahun 2018 dan 2020 di lokasi paling ujung atau berbatasan langsung dengan Desa Tambelang Kecamatan Karangsembung, namun sisanya sekitar 300 meter yang berada di lokasi Desa Gembonganmekar dan Desa Serang Kulon belum pernah tersentuh dan kini kondisi kerusakannya semakin parah.
“Melihat kondisi ini masyarakat akhirnya kompak melakukan swadaya memperbaiki jalan, sedikitnya 6 truk tanah urug didapat dari hasil bantuan warga dan dukungan pemdes,” terangnya.
Namun menurut Kuwu Alimudin, bahwa perbaikan tersebut tentunya hanya sementara dan masih perlu perbaikan permanen oleh pihak terkait dalam hal ini Dinas PUTR Kabupaten Cirebon, karena menurutnya bahwa kerusakan jalan tersebut memang sudah sangat lama dan perbaikan juga hanya di ujung perbatasan, sehingga yang di wilayah Desa Serang Kulon dan Desa Gembonganmekar membuat dirinya yang dipertanyakan oleh masyarakatnya, untuk itu dirinya berharap agar Pemkab Cirebon segara melakukan langkah perbaikan atas kondisi jalan yang rusak tersebut secepatnya.
“Kami berharap, karena ini jalan kabupaten dan kewenangannya adalah Pemkab Cirebon maka kami minta Dinas PUTR Kabupaten Cirebon untuk segera melakukan perbaikan jalan ini, kasihan kepada warga baik warga kami maupun warga luar desa yang melintasi di jalan ini,” harapnya. (Nawawi)


















































































































Discussion about this post