KUNINGAN, (FC).- Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan.
Kedatangan rombongan diterima oleh Bupati Kuningan Acep Purnama di Rupat Linggarjati Setda Kuningan, Senin (12/4).
Rombongan ESDM Provinsi Jawa Barat yang dipimpin Sekretaris Dinas ESDM Jabar Derry Andriawan, didampingi oleh Kepala Bidang Ketenagalistrikan Slamet Mulyanto dan jajaran ESDM Jabar untuk beraudiensi mengenai pengembangan energi baru terbarukan dan program Jabar Caang.
Bupati Kuningan, Acep Purnama mengaku bersyukur atas ruang yang diberikan Provinsi Jawa Barat. Baik dari sisi Jabar Caang maupun energi baru terbarukan.
“Kita harus cermati dan dorong peluang ini,” kata Acep.
Program-program percepatan ini, menurut Acep harus diselaraskan. Hal itu termasuk disinergikan antara provinsi dengan daerah.
“Semoga lewat diskusi ini, ada masukan yang bisa memberikan pencerahan serta terobosan kebijakan,” ujar Acep.
Sementara, Sekretaris Dinas ESDM Jabar Derry Andriawan, mengatakan, kehadirannya ke Kabupaten Kuningan untuk berkolaborasi dan mensinergikan program ESDM Provinsi Jawa Barat.
“Kehadiran kami kesini untuk berdiskusi dan memohon dukungan terkait program Provinsi Jawa Barat yang sedang dikerjakan,” katanya.
Program Target Jabar Caang di Kabupaten Kuningan, lanjut Derry, akan mendapatkan 578 sambungan listrik untuk 14 Desa dari 3 Kecamatan di Kabupaten Kuningan dari Provinsi Jawa Barat.
“Selama ini, menggunakan mekanisme CSR yang akan terus dikembangkan dan dibesarkan. Tapi, mekanisme APBD provinsi-pun akan dibuka kembali. Jadi siapkan pengajuan dari Kabupaten Kuningan,” jelasnya.
Sementara dari CSR sendiri, masih Derry, telah ada 71 sambungan listrik di Kabupaten Kuningan yang dilakukan mitra perusahaan di 2019.
Menurutnya, penyelesaian masalah listrik merupakan tanggung jawab bersama. “Tidak hanya tugas pemerintah, namun stakeholder terkait ikut berperan,” katanya,
Dalam Program Jabar Caang ini, banyak mekanisme yang bisa dilakukan. Terutama dari sisi kolaborasi dalam menyelesaikan permasalahan listrik.
“Dari APBD maupun CSR. Jadi, mohon didorong para pelaku usaha di Kabupaten Kuningan untuk bersemangat memberikan bantuan listrik,” katanya
Berkaitan energi baru terbarukan, dirinya meminta pemerintah daerah mendorong penggunaan energi hijau yang ramah lingkungan, semisal penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di gedung-gedung perkantoran pemerintah.
“Penggunaan kendaraan listrik dan kompor induksi perlu dorongan dan dukungan Kepala daerah. Semoga ini bisa dikembangkan dan ditingkatkan,” katanya. (Ali)












































































































Discussion about this post