KAB. CIREBON, (FC),- Penentuan 1 syawal 1443 H melalui rukyatul hilal dipastikan sudah ada 3 titik pantau yang sudah melihat hilal dan ketinggian hilal juga berada diposisi 4 derajat lebih, sehingga 1 syawal 1443 H jatuh pada hari Senin 2 Mei 2022.
Hal itu disampaikan Ketua Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kabupaten Cirebon, KH Samsudin saat melakukan pantauan hilal di Pantai Baro Gebang, Kabupaten Cirebon, Minggu (1/5).
Menurutnya, pada pemantauan di Pantai Baro Gebang, hilal memang tidak terlihat, namun sejumlah titik pemantauan seperti dari Kupang NTT, Condrodipo Gresik dan Lamongan Jawa Timur sudah melaporkan tim pemantauan sudah melihat bulan.
“Kita tinggal menunggu sidang isbath oleh Kementrian Agama, insya Allah lebaran jatuh hari senin kalau memang ada satu saja yang melihat hilal,” terangnya.
Ditambahkan Samsudin, pada tahun ini sesuai keputusan Musyawarah Menteri-menteri Agama Brunei Darusssalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS), disepakati hilal bahwa imkanur rukyah (mempertimbangkan kemungkinan terlihatnya hilal) di posisi 3 derajat.
Kalau sebelumnya di 2 derajat minimal, sementara hari ini Minggu (1/5), hilal berada pada posisi 4 derajat 54 detik, ghurub mulai pukul 17.38 WIB dan berlangsung selama 10 menit.
“Selama proses pemantauan di pantai baro Gebang ini tim tidak melihat bulan karena terhalang awan tebal, namun meski tidak melihat, karena di tempat lain ada yang melihat maka lebaran sudah sah besok.”terangnya. (Nawawj)















































































































Discussion about this post