MAJALENGKA, (FC), Sebanyak 150 bingkisan dan uang kadeudeuh dibagikan untuk masyarakat yang dinilai kurang mampu serta 50 bingkisan juga uang kadeudeuh untuk anak anak yatim yang tinggal di Desa Ligung Lor Kecamatan Ligung, pada Minggu sore (1/5), tepatnya sore hari menjelang lebaran.
Bingkisan dan uang kadeudeuh tersebut berasal dari keluarga besar H.Nono Sudarsono seorang anggota DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PDIP dan istrinya Hj.Roppedah selaku Kadis PKPP Kabupaten Majalengka.
Bingkisan dan uang kadeudeuh tersebut diserahkan langsung di Kediaman Nono Sudarsono yang berjarak 100 meter dari kantor Kecamatan Ligung.
Nampak jelas raut kegembiraan terpancar dari wajah-wajah penerima bingkisan tersebut yang didominasi para kaum ibu dan anak anak yatim.
Dalam sepatah katanya, Nono Sudarsono didampingi sang istri Roppedah menyampaikan bahwa pemberian bingkisan dan uang kadeudeuh ini sebagai bentuk kepedulian dirinya dan keluarga untuk membantu masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggalnya.
Harapannya bingkisan ini bisa sedikit membantu masyarakat yang dinilai kurang mampu dan membutuh kan disaat menyambut momen Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.
“Alhamdulillah hari ini di akhir Ramadan, kita bisa bertemu dan berbagi dan semoga pertemuan ini membawa barokah kepada kita sekalian,” ucap Nono, yang di aminkan oleh para kaum ibu.
Sementara sang Istri, Roppedah kepada awak media mengatakan, pemberian bingkisan dan uang kadeudeuh kepada warga sekitar Desa Ligung Lor, khususnya para kaum ibu yang dinilai kurang mampu dan anak yatim, adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya, khususnya di bulan Ramadan.
Tujuan utamanya didamping membantu sesama, yang lebih penting adalah menjalin silaturahmi dengan lingkungan.
Masih dikatakan Roppedah, pihaknya menyiapkan bingkisan dan kadeudeuh sekitar 150 untuk masyarakat yang dinilai kurang mampu, dan 50 untuk anak yatim. Khusus untuk anak yatim selain mendapatkan bingkisan dan uang kadeudeuh juga diberikan nasi kotak untuk berbuka atau makan dirumah.
Bingkisan dan kadeudeuh jelan lebaran ini diharapkan bisa membantu beban mereka.
“Alhamdulillah sampai saat ini keluarga kami masih bisa berbagi dengan lingkungan. Semoga bingkisan dan kadeudeuh ini bisa sedikit meringankan beban mereka yang saat ini terhimpit ekonominya di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir,” pungkas Roppedah.
Sementara, Kenti, seorang janda lansia dari Blok Puteran Timur Desa Ligung Lor, mengucapkan terima kasih banyak kepada keluarga Nono Sudarsono dan istrinya Roppedah atas kepeduliannya.
“Terimakasih banyak kepada bapak Dewan Nono dan Ibu Kadis Roppedah atas bantuan, semoga kita semua diberikan kesehatan dan bisa kembali berjumpa di bulan Ramadan tahun depan,” pungkas Kenti singkat. (Munadi)















































































































Discussion about this post