KAB.CIREBON, (FC).- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang jatuh pada 17 Maret 2026 menjadi momentum penuh makna bagi jajaran DPD PPNI Kabupaten Cirebon.
Bertepatan dengan bulan Ramadan 1447 Hijriah, organisasi profesi perawat ini menggelar aksi sosial dengan menebar takjil serta menyantuni anak yatim dan dhuafa.
Kegiatan dipusatkan di sekitar Kantor DPD PPNI di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Suasana Ramadan terasa semakin hangat saat para perawat turun langsung berbagi kepada masyarakat.
Ketua DPD PPNI Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni, mengatakan Ramadan menjadi momen untuk meneguhkan nilai kejujuran, keikhlasan, tanggung jawab, dan cinta sesama yang sejalan dengan semangat keperawatan.
“Bulan Ramadan ini menjadi momentum untuk meneguhkan nilai-nilai luhur yang selama ini juga menjadi bagian dari praktik keperawatan,” ujarnya didampingi Sekretaris DPD PPNI Kabupaten Cirebon, Dendi Hamdi, Kamis (5/3).
Menurutnya, peringatan HUT ke-52 PPNI tahun ini tidak hanya diisi kegiatan internal, tetapi juga aksi nyata kepedulian sosial. Santunan diberikan kepada 200 anak yatim dan dhuafa di dua lokasi, yakni di sekitar kantor DPD PPNI serta di Desa Kecomberan, Kecamatan Talun.
“Tahun ini pemberian santunan kita perluas. Di dua lokasi tersebut santunan diberikan kepada 200 anak yatim dan dhuafa,” jelas Eni.
Tak hanya itu, jajaran PPNI juga membagikan takjil kepada pengguna jalan yang melintas serta menggelar buka puasa bersama seluruh anggota PPNI Kabupaten Cirebon.
Mengusung tema “52 Tahun Mengabdi Dedikasi Perawat untuk Negeri”, Eni berharap PPNI semakin solid dan terus berkembang sebagai organisasi profesi yang kuat dan berintegritas.
“Perawat yang kuat dan peduli adalah bagian dari modal bangsa untuk menciptakan masyarakat sejahtera. Sesuai tagline tahun ini, Menguatkan Kepedulian, Menebar Kasih untuk Anak Yatim dan Dhuafa,” tegasnya.
Ia menambahkan, perawat yang kuat adalah perawat yang sehat, kompeten, serta terus meng-upgrade pengetahuan dan keterampilannya demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Momentum Ramadan dan HUT ke-52 PPNI ini pun menjadi bukti bahwa pengabdian perawat tak hanya hadir di ruang pelayanan kesehatan, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan. (Ghofar)















































































































Discussion about this post