KAB. CIREBON, (FC).- Sebuah rumah milik warga di Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, dilalap si jago merah, Rabu (3/6) malam. Kebakaran yang diduga dipicu ulah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu mengakibatkan kerugian material sekitar Rp70 juta.
Peristiwa terjadi di Blok 03 RT 004/RW 005. Api diduga berasal dari pembakaran tumpukan kain bekas di depan rumah yang kemudian merembet ke bangunan dan membakar bagian atap.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 21.08 WIB dari seorang warga bernama Ahmad Rizal.
“Dugaan sementara api berasal dari pembakaran tumpukan kain bekas yang dilakukan ODGJ di depan rumah. Kobaran api kemudian merembet ke bangunan hingga membakar bagian depan dan atap rumah,” ujarnya, Kamis (4/6).
Saat kejadian, rumah milik H. Syahroni tersebut dalam keadaan kosong. Api dengan cepat membesar karena di sekitar lokasi terdapat sejumlah material yang mudah terbakar, seperti kayu kusen, plafon, dan berbagai perabot bekas.
Mendapat laporan, Regu 3 Damkar Sektor Arjawinangun langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 21.15 WIB. Saat petugas datang, kobaran api masih terlihat cukup besar di bagian depan bangunan.
Petugas segera melakukan pemadaman dengan menggelar selang ke titik-titik api. Upaya penanganan dipimpin langsung Komandan Sektor Damkar Arjawinangun dan mendapat bantuan dari Regu 2 Damkar Arjawinangun.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.22 WIB, kemudian dilanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” kata Dadang.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar mengerahkan satu unit mobil pancar dan dua selang kecil.
Selain petugas pemadam, proses evakuasi dan pengamanan lokasi juga melibatkan unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat Desa Tegalgubug, warga sekitar, serta petugas PLN.
Akibat kejadian itu, sekitar 70 meter persegi bangunan mengalami kerusakan akibat terbakar. Sementara sebagian besar bangunan lainnya berhasil diselamatkan sehingga api tidak merembet lebih luas.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp70 juta.
Pihak terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (Johan)












































































































Discussion about this post