KOTA CIREBON, (FC).- Gedung Kesenian Rara Santang Kota Cirebon adalah salah satu fasilitas pemerintah daerah yang sering digunakan masyarakat, untuk berlatih dan menampilkan berbagai pertunjukan seni.
Gedung ini hampir setiap hari dikunjungi dan dipergunakan untuk berbagai kegiatan.
Sayangnya, gedung yang terletak di Kawasan Stadion Bima Kota Cirebon ini mengalami berbagai kerusakan.
Banyak kerusakan terlihat, seperti plafon yang berlubang dan cat dinding yang mulai mengelupas serta berlumut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, mengakui bahwa gedung tersebut memang memerlukan perbaikan atau renovasi.
“Secara fisik, gedung kesenian ini memang sangat butuh renovasi,” kata Agus Sukmanjaya, Senin (15/7).
Menurut Agus, sejak tahun lalu, pihaknya telah merencanakan perbaikan gedung kesenian tersebut.
Detail Engineering Design (DED) untuk proyek renovasi juga telah disiapkan.
“Konsep pengembangan ke depan sebenarnya sudah dibuat dari tahun lalu, dengan DED yang direncanakan untuk pembangunan. Kami berencana melakukan renovasi total dan menjadikannya taman budaya, meskipun fungsinya tetap sebagai wadah kesenian,” jelas Agus.
Terkait renovasi, Agus mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan keuangan sebesar Rp14 miliar kepada Pemprov Jabar.
“Kami telah mengajukan bantuan keuangan ke Pemprov Jabar sejak awal 2024 untuk proyeksi 2025,” tambah Agus.
Sementara menunggu bantuan dari Pemprov Jabar, Pemerintah Kota Cirebon akan melakukan perbaikan sementara pada gedung, seperti memperbaiki plafon dan area yang rusak.
“Pemerintah Kota Cirebon akan melakukan renovasi pada beberapa fasilitas, ruangan, dan atap sembari menunggu kepastian dari Pemprov Jabar,” ujar Agus.
Agus juga menambahkan bahwa pengelolaan gedung kesenian akan dilakukan untuk menghasilkan pendapatan daerah.
Mulai tahun ini, penggunaan gedung untuk event tertentu akan dikenakan retribusi sebagai bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Retribusi berlaku untuk event-event tertentu di dalam gedung, tapi tidak untuk latihan atau kegiatan di luar gedung,” katanya. (Agus)











































































































Discussion about this post