KOTA CIREBON, (FC).- PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cirebon menggelar Kegiatan Capacity building bertajuk Kampus Yantek Gelombang/Batch VIII Tahun 2024 di Cirebon.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para petugas pelayanan Teknik (Yantek) PLN tentang kegiatan operasional di lapangan.
Manager PLN UP3 Cirebon, Imam Ahmadi mengatakan, Kampus Yantek mengusung konsep pelatihan dari dan kepada PLN. Maka tenaga instruktur dalam pelatihan berasal dari internal PLN dengan materi SOP pelayanan teknis dan K3.
“Hal ini mengingat PLN memiliki budaya kerjanya sendiri dan untuk hal-hal yang bersifat teknis perlu dibagikan oleh instruktur yang berpengalaman langsung di bidangnya. Sifat pelatihannya adalah seperti knowledge sharing,’’ jelas Imam.
Total sebanyak 56 orang peserta dari Petugas Yantek PT Sentosa Asih Jaya yang tersebar di wilayah kerja PLN UP3 Cirebon mengikuti pelatihan Kampus Yantek ini.
Selama pelaksanaan Kampus Yantek ini, para petugas Yantek diberikan materi dan pemahaman terkait Budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), SOP (Standard Operational Procedure) Kerja, Penerapan PS4 (Perilaku Sikap Senyum Salam Sapa), dan YO (Yantek Optimization).
Peserta Kampus Yantek juga diberikan kesempatan untuk menerapkan secara langsung ilmu yang diperoleh melalui praktek pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah (JTM), Gardu, dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR).
Selain untuk memberikan gambaran nyata kepada para peserta, praktek ini juga digunakan untuk mengukur sejauh mana para peserta memahami ilmu yang diberikan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Susiana Mutia mengungkapkan apresiasi atas kegiatan tersebut dan bagi PLN Kampus Yantek merupakan sarana dan prasarana pelatihan yang menjadi bukti dan komitmen PLN untuk meningkatkan kompetensi jajaran Yantek dalam melayani pelanggan PLN.
Hal ini sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan, yang mewajibkan setiap petugas terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan.
“Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para petugas Yantek di lapangan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan serta mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja,” ujar Susiana. (Rls/FC)















































































































Discussion about this post