Kemudian Yogi mengatakan, ketika hidrolik mendorong maka harus ada alat yang berfungsi untuk menghadang agar air tidak keluar pada bagian pipa yang berfungsi untuk menghisap.
Alat yang digunakan untuk menghadang air supaya tidak keluar bagian hisap pipa menggunakan katup. Katup tersebut akan terbuka ketika hidolik ditarik atau menarik air dan akan tertutup ketika hidrolik sedang mendorong air.
Begitupun dengan bagian keluar atau mendorong air katup akan tertutup jika hidrolik sedang menghisap air dan klep akan terbuka jika hidrolik medorong air.
Terpisah, Rektor Unisa, Nurul Iman Hima Amrullah, M.Si mengapresiasi dosen yang berinovasi memberikan manfaat untuk masyarakat.
Menurutya, sebagai perguruan tinggi yang mengusung visi keislaman, kewirausahaan, dan teknologi informasi, pihaknya terus mendorong supaya berinovasi menghasilkan teknologi tepat guna yang hasilnya bisa bermanfaat untuk masyarakat.
“Selain yang pompa air yang sedang digarap oleh Pak Yogi, mahasiswa kami juga sedang berinovasi mengolah limbah menjadi bahan bakar. Kemudian ada juga program besar yaitu mengolah kotoran hewan menjadi kertas. Ini semua bentuk keseriusan kami di Unisa supaya bermanfaat untuk bangsa,” tuturnya. (Ali)

















































































































Discussion about this post