Masih dikatakan Nanang, untuk kecamatan-kecamatan yang masih tergolong daerah endemis ialah Kecamatan Plumbon, karena masih tetap sama seperti dengan tahun-tahun kemarin.
“Ini sudah kita sebut sebagai daerah endemis. Karena setiap tahun selalu muncul dan paling tinggi kasusnya. Bahkan tahun kemarin ada dua kasus yang meninggal,” tambahnya.
Lebih lanjut disampaikan Nanang, untuk masyarakat, pihaknya juga sudah menyebarkan himbauan melalui puskesmas-puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan dini, karena dengan tingginya curah hujan ini dan ini belum puncaknya.
“Jadi dihimbau kepada masyarakat untuk melakukan PSN dengan melakukan 3M, minimal satu minggu sekali plus pemberian bubuk larvasida atau abate. Dan secara biologis agar masyarakat memelihara ikan cupang dan menanam bunga lavender untuk pencegahan,” katanya.
Dijelaskan Nanang, kalau layanan suspek DBD sepanjang dia (pasien) tidak parah, biasanya tidak dirawat. Tetapi disarankan kalau sudah lebih dari tiga hari segera periksa ke puskesmas.
“Dan misalkan dirujuk oleh dokter segera lakukan perujukan, jangan menunggu-nunggu,” tukasnya. (bambang)










































































































Discussion about this post