KAB. CIREBON, (FC).- Dalam rangka memfungsikan lahan parkir Sarana Olah Raga (SOR) Watubelah yang ada di Keluarahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon sekaligus memperkenalkan SOR Watubelah ke publik, meskipun saat ini SOR Watubelah belum layak sepenuhnya difungsikan.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon membuka ruang bagi siapa saja yang ingin meminjam lahan parkir untuk kepentingan umum. Seperti yang saat ini sedang berlangsung adalah latihan road race di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan yang akan datang Cirebon Expo.
Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Avip Suherdian melalui Analisis Kebijakan Olahraga, Donny Catur Wibowo kepada wartawan mengungkapkan, kini dinasnya mendapatkan pelimpahan untuk merawat dan menjaga kebersihan SOR Watubelah dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) pada bulan Mei lalu.
Di tengah sedang berjalannya pembersihan yang dilakukan olehnya, ada dari Cirebon Expo yang sudah berkoordinasi dengan Pak Bupati dan jajaran yang lain untuk mengadakan Cirebon Expo di lahan parkir SOR Watubelah, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
“Sebenarnya meminta izin itu bulan lalu. Tapi karena pertimbangan cuaca, baru terlaksana. Rencananya Cirebon Expo itu tanggal 22 Juli sampai 12 hari ke depan,” kata Donny kepada wartawan, Rabu (20/7).
Setelah pelimpahan kewenangan untuk mengelola dan merawatnya, pihaknya banyak tanggungjawab, salah satunya adalah minimalnya dimanfaatkan terlebih dahulu agar identitas SOR Watubelah itu kembali mengemuka ke publik. Sembari menunggu pembangunan tahun depan pihaknya tengah melakukan pemeliharaan dengan apa adanya tanpa anggaran yang dimiliki oleh Dispora.
“Mereka yang izin ke kami itu adalah untuk memunculkan kembali SOR Watubelah kepada publik bahwa SOR Watubelah ini akan dilanjutkan kembali pembangunan. Perizinan Cirebon Expo tanpa dipungut biaya,” paparnya.
Selian Cirebon Expo, Bupati Cirebon juga menginginkan pada peringatan hari olahraga nasional (Haornas) juga difokuskan di SOR Watubelah. Selian itu, lahan parkir juga dipakai untuk latihan road race para atlet di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI).
“Jadi kami tidak sembarangan untuk memberikan izin, karena IMI adalah salah satu cabor, ada pembinaan atlet Porda, setelah IMI ada masyarakat sekitar yang ingin ikut latihan. Mengatasnamakan paguyuban otomotif Cirebon (POC). Kalau izin ada, yang penting adalah menjaga bersama-sama, mulai dari kebersihan dan lainnya,” pungkasnya. (Ghofar)












































































































Discussion about this post