KAB.CIREBON, (FC).- Kebakaran melanda dua rumah warga di Blok Soka RT 002/002, Desa Danamulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/4) sore. Peristiwa tersebut diduga dipicu arus pendek listrik dari kipas angin di dalam rumah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, mengatakan api pertama kali diketahui sudah membesar di bagian belakang rumah milik Kunena.
“Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari kipas angin di kamar belakang yang mengalami korsleting, lalu menyambar material yang mudah terbakar,” ujar Dadang.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 16.31 WIB dari seorang warga bernama Heti. Selang beberapa menit, Regu III Damkar Sektor Weru langsung menuju lokasi dan tiba pada pukul 16.47 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membesar. Proses pemadaman segera dilakukan untuk mencegah api merembet ke bangunan lain karena jarak antar rumah cukup berdekatan.
Petugas juga meminta bantuan Damkar Sektor Palimanan guna mempercepat penanganan.
Saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di tempat karena sedang berjualan. Api dengan cepat menghanguskan sejumlah perabot rumah tangga dan peralatan elektronik.
Selain rumah utama, api sempat merembet ke bagian atap rumah milik tetangga, Anasi, yang berada di sisi selatan dengan jarak sekitar 1,5 meter. Namun, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas.
Pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 16.56 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 17.47 WIB untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Total luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 45 meter persegi, dengan sekitar 15 meter persegi berhasil diselamatkan. Sementara itu, sekitar 8 meter persegi bagian atap rumah tetangga turut terdampak.
Kerugian materi akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp50 juta untuk rumah utama dan sekitar Rp5 juta untuk rumah terdampak. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu. (Johan)









































































































Discussion about this post