Memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru menuju New Normal ini, lanjut Davi, pihaknya akan menggenjot kembali promosi investasi daerah, seiring iklim investasi Kota Cirebon yang kembali mulai bergeliat.
“Kami rencananya bulan depan akan konsen kembali sosialisasi di lapangan sesuai protokol covid-19. Kami akan coba silaturahmi kembali dengan beberapa investor yang berminat akan berinvestasi di Kota Cirebon,” jelas Davi.
Menurutnya, selama pandemi, tidak ada jenis perizinan tertentu yang dihentikan sementara. Sesuai ketentuan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Cirebon hanya mengatur operasional usaha sesuai protokol kesehatan.
Menurut Kepala DPMPTSP Kota Cirebon, Sosro Harsono, angka pengajuan permohonan izin penanaman modal memasuki masa AKB ini mengalami peningkatan dibanding masa pandemi PSBB lalu.
“Waktu PSBB itu jumlah pemohon izin turun 30 persen dibanding kondisi normal sebelum Covid-19. Tapi sekarang sudah meningkat lagi, penurunannya 10 persen dibanding kondisi normal,” jelas Sosro. (Andriyana)













































































































Discussion about this post