KAB. CIREBON, (FC).- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menggelar acara malam puncak rangkaian kegiatan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Selasa malam (7/12).
Malam puncak ini digelar setelah Sandiaga Uno berhasil menuntaskan visitasi ke-50 desa wisata di Tanah Air. Dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 tersebut, Kemenparekraf juga mengumumkan Desa Wisata Gegesik Kulon, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, keluar sebagai juara II Desa Wisata Terbaik Kategori Konten Kreatif.
Penghargaan tersebut tentunya membawa harum Kabupaten Cirebon di kancah nasional. Desa Gegesik Kulon pun menjadi makin dikenal.
Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Nana Mulyana mengatakan, ada 7 kategori yang dilombakan di ajang AWDI 2021 yang digelar Kemenparekraf ini.
Ke 7 kategori tersebut yaitu Homestay, Toilet, Suvenir, Desa Digital, CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability), Konten Kreatif, serta Daya Tarik Wisata.
Ia mengatakan, Desa Gegesik Kulon mengikuti semua kategori tersebut. Namun yang lebih ditonjolkan adalah Seni Budaya.
āGegesik tidak punya potensi baik alam maupun wisata. Tapi dia potensi terkait dengan senI dan budaya. Disana itu kawasan Seni,ā jelas Nana, menjelaskan perjalanan Desa Gegesik Kulon mengikuti AWDI
Potensi seni dan budaya ini menjadi poin penilaian tersendiri, karena jarang dimiliki oleh desa-desa peserta AWDI 2021. Desa-desa yang lain, kata Nana, kebanyakan menonjolkan potensi wisata alam.
Di dalam proposal pengajuan keikutsertaan di AWDI, tema yang diangkat Desa Gegesik Kulon adalah tentang edukasi pelestarian seni budaya dan pembinaan terhadap anak-anak sekolah.
āProposal ini tidak ada yang menyamai dari yang lain. Dari 4.700 an desa yang ikut AWDI, Gegesik Kulon masuk 50 besar. Bangga dong,ā jelas Nana
Dijelaskan Nana, saat kunjungan penilaian tim dewan juri dari Kemenparekraf, Desa Gegesik Kulon juga mendapat bantuan alat Seni Gamelan senilai Rp70 juta.

āSaat itu langsung Pak Menteri yang datang ngasih bantuan alat gamelan dan musik,ā ungkapnya
Di dalam keikutsertaan lomba desa wisata, pemerintah daerah dalam hal inI Disbudpar sifatnya hanya melakukan pembinaan. Adapun konsep wisata, lanjut Nana dibuat oleh desa sendiri berdasarkan potensi apa yang bisa digali.
Sebelum ikut AWDI, Desa Gegesik Kulon sebelumnya sudah membentuk Tim Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) atas pembinaan Disbudpar.
Dalam sambutannya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, peserta Anugerah Desa Wisata Indonesia diluar ekspetasi. Sandiaga Uno menjelaskan bahwa ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia ini telah diikuti 1.831 desa dari 75 ribu desa di seluruh Indonesia.
āWaktu kita memulai, teman-teman bilang turunin target menjadi 300 dari yang tadinya 700 desa supaya enggak dikecewakan,ā kata Sandiaga Uno, saat memberikan sambutannya.
āAlhamdulillah setelah berjuang dan sosialisasi, menembus ekspektasi. Bukan 700, tapi (diikuti oleh) 1.831 desa wisata,ā sambungnya.
Lomba ini diperuntukkan bagi seluruh masyarakat desa, serta diharapkan dapat mendorong para pelaku wisata dan ekonomi kreatif untuk menjadikan desa wisata mampu berkembang dalam menopang perekonomian bangsa.
Tak hanya memberikan sambutan, pada acara Malam ADWI 2021 Sandiaga Uno juga memberikan penghargaan untuk tujuh kategori penilaian bagi desa wisata, diantaranya CHSE, Desa Digital, Suvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan), Konten Kreatif, Homestay, dan Toilet.
Dalam ajang tersebut, Desa Wisata Terbaik Kategori Konten Kreatif diraih Desa Wisata Carangsari,Ā Kabupaten Badung, Bali, selanjutnya di posisi kedua Desa Wisata Gegesik Kulon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, disusul Desa Wisata Lembang Nonongan, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, di posisi keempat Desa Wisata Kampung Yoboi, Kabupaten Jayapura, Papua dan posisi kelima Desa Wisata Huta Tinggi, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.(Ghofar/Andriyana)
Ist/FC
TANGKAPAN layar penganugerahan juara Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 yang digelar Kemenparekraf, Selasa (7/12).*










































































































Discussion about this post