KAB. CIREBON, (FC). – Calon Daerah Otonami Baru (CDOB) Kabupaten Cirebon terus melakukan langkah untuk meningkatkan nilai kapasitas daerah (kapasda) meski sampai saat ini masuk rangking kedua dari 10 CDOB di Jawa Barat, Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) selaku garda depan proses pengusulan CDOB Cirebon Timur optimis akan lolos menjadi DOB
Hal itu disampaikan Ketua FCTM, KH Taufikurahman Yasin saat acara refleksi 3 tahun lahirnya FCTM di Hotel Dedy Jaya Ciledug Kabupaten Cirebon, Kamis (23/10).
Dinelaskan Kyai Taufik, dalam momentum memperingati hari lahir FCTM yang ketiga, yang selama ini progresnya sudah lumayan banyak, saat ini hanya tinggal menunggu 1 langkah lagi yaitu persetujuan dari Kemendagri, dari DPR RI dan dari Presiden selaku pemegang kebijakan pusat, secara umum CDOB Cirebon Timur dari tingkatan Kabupaten dan Provinsi Jabar sudah tidak ada masalah.
Namun demikian menurutnya FCTM akan terus meningkatkan kapasitas daerah, karena masih ada nilai yang kurang, FCTM akan terus melakukan updating data sehingga ranking CDOB Cirebon Timur akan naik dari rangking keenam bisa menjadi rangking satu atau ranking dua dibanding dengan daerah lain karena Cirebon Timur sudah lebih memenuhi syarat.
“Upaya yang akan ditempuh saat ini adalah komunikasi politik dengan pemerintah pusat karena bisa saja ada pertimbangan yang lain daripada yang lain sehingga Cirebon Timur tersebut diutamakan Jadi harus ada komunikasi politik antara kekuatan tokoh dengan para elit agar bisa bersinergi,” ungkapnya.
Dijelaskan Kyai Taufik, untuk membangun komunikasi politik dengan pemerintah pusat, FCTM sampai saat ini masih menunggu perkembangan informasi dari pihak yang memiliki akses ke pusat yang akan menghubungkan FCTM dengan pemerintah pusat.
Namun untuk saat ini FCTM sudah membangun komunikasi dengan anggota DPR RI asal Dapil Jabar delapan yaitu Kabupaten, Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu yang semuanya siap membantu dan mendorong FCTM ada komunikasi dengan elit politik di pusat.
“Sehingga Insyaallah kami optimis Tidak ada yang tidak mungkin, jadi Impossible is possible,” tegasnya.
Sementara untuk komunikasi dengan Ketua forkonas sendiri, Kyai Taufik menjelaskan bahwa Forum Komunikasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonom Baru (Forkonas PP DOB), yang saat ini jumlah anggotanya sekitar 350 CDOB di seluruh Indonesia, pihaknya yakin dari 350 CDOB yang mengusulkan mandiri tersebut tidak akan diloloskan semua.
Hal itu mengingat karena juga pertimbangannya adalah APBN yang sedang dilakukan efisiensi, sehingga dimungkinkan pemerintah akan mengeluarkan peraturan baru melalui peraturan pemerintah untuk meminimalisasi permintaan pembentukan daerah otonom baru yang tidak mungkin meloloskan semua karena yang dari 350 itu tidak mungkin dilakukan semua.
Tetapi pihaknya yakin bila CDOB Cirebon Timur akan diprioritaskan karena memang ini adalah bukan keinginan FCTM, tetapi realitas membutuhkan jadi kebutuhan bukan keinginan memang mendesak sekali
“Harapannya dari 10 CDOB di Jawa Barat Saya yakin Cirebon Gkmur akan menjadi rangking pertama atau kedua, karena banyak diantara yang 10 itu ada yang mengundurkan diri begitu juga di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia setahu saya itu banyak sekali yang belum memenuhi syarat itu yakin akan dianulir, kenapa saya optimis Ya karena kami merasa persyaratan untuk pembentukan DOB sudah terpenuhi semua, “jelasnya. (Nawawi)















































































































Discussion about this post