KAB.CIREBON, (FC).- Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon menyambut positif pelaksanaan program makan bergizi dan berharap pelaku UMKM lokal dapat terlibat dalam pemenuhan kebutuhan bahan pangan.
Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon, Samsuri, mengatakan sejumlah komoditas lokal dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurutnya, komoditas yang berpeluang disuplai UMKM lokal di antaranya beras, ayam potong, sayuran, tahu, tempe hingga produk makanan ringan.
“Beras di Kabupaten Cirebon selalu melimpah. Selain itu ada ayam potong, sayuran, tahu tempe, sampai kue-kue yang berpotensi disuplai UMKM,” ujarnya, Jumat (22/5).
Meski demikian, pihaknya mengaku belum memiliki data rinci terkait dapur SPPG yang telah bekerja sama dengan pelaku UMKM lokal. Sebab, proses pengadaan bahan pokok dilakukan melalui koperasi yang bekerja sama dengan dapur SPPG.
“Yang mengetahui secara detail ada di bidang koperasi, karena dapur SPPG membeli kebutuhan pokok melalui koperasi setempat,” katanya.
Samsuri berharap program makan bergizi dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di daerah sehingga perputaran uang tetap berada di Kabupaten Cirebon.
Ia juga meminta pengelola dapur SPPG memprioritaskan pembelian produk dari UMKM lokal dengan harga yang tetap wajar dan tidak merugikan pelaku usaha kecil.
“Kami berharap program ini benar-benar berdampak bagi UMKM lokal sehingga perputaran ekonomi tetap kembali ke daerah,” tandasnya. (Ghofar)












































































































Discussion about this post