KUNINGAN, (FC).- Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar meninjau langsung lokasi longsor di Blok Ciawitali, Desa Cimenga, Kecamatan Darma, yang mengakibatkan separuh badan jalan amblas, Jumat (14/11).
Jalan tersebut merupakan akses vital penghubung Cimenga, Selajambe, Subang, Cilebak dan seterusnya, sehingga membutuhkan langkah cepat agar mobilitas warga tidak terganggu.
Dalam peninjauan, Bupati Dian mengecek area longsor secara detail dan berdialog dengan Kepala Dinas PUTR Kuningan, Putu Bagiasna.
“Pak Putu, ini bagaimana? Segera hitung kebutuhan dan estimasi biayanya untuk mengembalikan jalan seperti semula,” tegasnya.
Bupati memastikan kondisi jalan masih dapat dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat dengan pengaturan khusus.

“Ini jalur utama. Untuk sementara masih bisa dilewati. Bahu jalan akan dicor agar kendaraan tidak terlalu dekat dengan titik longsor,” ujarnya.
Dian menyampaikan bahwa penanganan rekonstruksi akan dimulai pekan depan.
Berdasarkan kajian awal, sekitar 400 kubik batu dibutuhkan untuk mengisi area yang amblas sebelum diperkuat dengan konstruksi beton bertulang.
“Memang kondisinya memprihatinkan, tetapi harus segera ditangani. Kami pastikan akses masyarakat tetap berjalan,” katanya.
Kepala Dinas PUTR, Putu Bagiasna, menjelaskan langkah darurat yang akan diterapkan.
“Kebutuhan batu sekitar 400-an kubik. Untuk mempertahankan akses, saluran air di sebelah jalan akan kami pasangi pipa dan ditutup tanah,” jelasnya.
Dengan pemasangan pipa tersebut, badan jalan akan bertambah sehingga kendaraan roda empat tetap dapat melintas.
“Tahap awal adalah menutup saluran air dengan pipa. Jadi jalur masih bisa digunakan,” ujar Putu.
Bupati Dian mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi. “Mudah-mudahan tidak terjadi longsor susulan. Kita mulai perbaikan secepat mungkin,” tutupnya. (Angga/FC)
















































































































Discussion about this post