KUNINGAN,(FC).- Bertempat di aula Kecamatan Cilimus, Bupati Kuningan, H.Acep Purnama membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Cilimus (21/01). Selain dihadiri Bupati, hadir juga Anggota DPRD Kab.Kuningan dapil 2, Hj. Kokom Komariyah, Camat Cilimus Eni Sukarsih beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, Asda III Setda Kab.Kuningan H. Raji dan Tim Monitoring Kabupaten, TP-PKK, Lurah, Kepala Desa se Kecamatan Cilimus, dan Pendamping Desa se-Kecamatan Cilimus.
Bupati Kuningan H.Acep Purnama, SH., MH dalam sambutannya menyampaikan, Musrenbang merupakan sarana dan forum multi pihak dalam menentukan prioritas kebijakan pembangunan daerah, serta berfungsi sebagai bentuk komunikasi para pemangku kepentingan dalam mencapai konsensus bersama mengenai kegiatan pembangunan yang akan datang.
Kegiatan musrenbang tidak hanya menjadi wadah bagi penyusunan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, Musrenbang harus dipandang sebagai saluran resmi yang dipersiapkan untuk mengkanalisasi aspirasi masyarakat dalam rangka memperoleh akses yang memadai dalam kebijakan penganggaran pembangunan. Musrenbang yang dilaksanakan hendaknya dijadikan forum yang dapat mensejahterakan masyarakat.
“Musrenbang tahun 2020 dilaksanakan guna penyusunan Rencana Kerja Pembangunan (RKPD) Tahun Anggaran 2021 sebagai dasar penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2021, sebagaimana amanat UU nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional,” jelas Bupati
Untuk itu, Bupati berharap perencanaan pembangunan harus disusun sedemikian rupa berdasarkan permasalahan, serta isu-isu strategis yang berkembang dengan mengedepankan kepentingan masyarakat luas. Bupati juga meminta Kepala Desa agar dapat ikut serta berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat dan menggali potens yang ada di desanya masing-masing.
Camat Cilimus Eni Sukarsih berharap melalui Musrenbang ini, sebagian besar usulan dari desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Cilimus bisa diakomodir, nanti disinergikan juga dengan Dana desa.
“Dengan kemampuan APBD Kuningan tentunya tidak bisa mengakomodir secara keseluruhan, apalagi desa sudah punya dana desa, yang tidak bisa diakomodir bisa dengan dana desa,” ujar Eni
Senada dengan Camat Cilimus, Anggota DPRD Dapil 2 yang salah satunya meliputi wilayah Kecamatan Cilimus, Hj. Kokom Komariyah berharap banyak ajuan Program yang bisa diakomodir, karena secara umum Kecamatan Cilimus adalah pintu gerbang dan etalase Kabupaten Kuningan.
“Inginnya semua program (diakomodir) namun itu tidak mungkin, maka prioritas pembangunan adalah pendidikan dasar, secara fisik bangunan di beberapa sekolah memprihatinkan dan berdampak kepada hasil didik karena tidak nyaman dan kurang kondusif, ” jelas Kokom.
Lebih lanjut Kokom juga berharap sarana prasarana keagamaaan juga harus lebih diperhatikan, karena berperan besar dalam mencetak generasi yang bermoral dan agamis sesui dengan visi Kuningan Maju, Makmur-Agamis-Pinunjul
“Fokus juga pada Pembangunan Ekonomi masyarakat untuk mengentasakan kemiskinan dan pengangguran yang berdampak pada kondusifitas dan keamanan,” pungkas Kokom. (bambang)







































































































Discussion about this post