KUNINGAN, (FC).- Bupati Kuningan H. Acep Purnama memantau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Baru Kuningan dan Pasar Kepuh Kuningan, sekaligus meninjau pembangunan Taman Kota Kuningan, Selasa (22/12).
Hadir bersama Bupati, Dandim 0615 Kuningan Letkol. Czi. David Nainggolan, Kapolres Kuningan AKBP. Lukman Syafri Dandel Malik dan Kasi Intelejen Kejari Kuningan Mahardika Rahman, Kepala Dinas Kopdagperin U. Kusmana, Kasatpol PP Agus Basuki, Sekdis PUTR Yudi Nugraha, Kabid Perdagangan Erwin Setiawan dan Kabid Pasar Dede Iba.
Saat berkeliling di pasar, Bupati menyempatkan berdialog dengan pedagang pasar memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan harga-harga kebutuhan masyarakat aman, kenaikannya tidak melonjak drastis menjelang Natal dan Tahun Baru.
“Hari ini bersama Forkopimda kita memantau ketersediaan bahan pangan di pasar tradisional jangan sampai langka termasuk BBM, elpiji dan sebagainya,” kata Acep.
Dalam pemantauan tersebut sejumlah komoditas seperti cabai merah, cabai rawit, kentang dan telur ayam mengalami kenaikan. Namun menurutnya kenaikan harga tersebut masih dianggap wajar.
“Kita juga kendalikan kenaikan harga tapi sepertinya masih wajar karena seperti biasa saat hari libur nasional aktifitas masyarakat meningkat dan kenaikan harga biasa terjadi,” kata Acep.
Pada libur panjang Natal nanti Bupati Acep juga meminta masyarakat Kabupaten Kuningan yang tinggal di luar daerah untuk tidak dulu pulang. Ia meminta masyarakat menikmati liburan di daerah asal masing-masing.
“Liburan besok 24, 25 libur ditambah Sabtu Minggu itu pasti akan ramai. Saya berharap masyarakat di luar Kuningan tidak pulang, nikmati liburan di daerah asal saja sehingga kita bisa mencegah penyebaran covid 19,” ungkap Acep.
Kesempatan tersebut juga ditemukan masyarakat yang tidak mengenakan masker, selain ditegur, bupati juga memberikan masker kepada masyarakat yang tidak mengenakan.
Setelah berkeliling Pasar Baru dan Pasar Kepuh, Bupati beserta unsur Forkopimda melanjutkan pemantauan ke lokasi pembangunan Taman Kota Kuningan.
Dalam.pemantauan tersebut hampir 95 % pembangunan tahap 1 taman kota telah dilaksanakan.
“Pembangunan Alun-alun Taman Kota dan pelataran Masjid Agung sampai hari ini sudah mencapai 95 %, hanya tinggal pelaksanaan hotmix jalan dan pelaksanaan finishing di tiap sudut pekerjaan saja,” kata Acep.
Untuk tahun 2021, lanjut Acep, rencananya akan dilaksanakan pembangunan gedung parkir dan PKL yang rencananya akan dibangun 2 lantai dan basemant, dia meminta dukungan doa kepada masyarakat agar pembangunannya berjalan lancar.
Terpisah, Kadis PUTR Kuningan H.M. Ridwan Setiawan menyampaikan pembangunan taman kota diharapkan bisa selesai sesuai jadual yang telah direncanakan.
Meskipun saat ini ada kendala pembayaran dari dana bantuan Provinsi Jawa Barat yang sampai saat ini belum bisa direalisasikan.
“Pemprov ada kebijakan mekanisme dari pinjaman pemulihan ekonomi nasional beralih ke sumber pendanaan APBD Provinsi Jawa Barat yang sudah disesuaikan, kita tinggal nunggu hasil dari Pemprov Jabar,” kata Ridwan.
Disebutkan Ridwan, seluruh anggaran belum bisa dicairkan, mulai peruntukan konsultan perencanaan, pengawasan dan termin per kegiatan sesuai waktu yang telah ditetapkan.
“Kita masih mendorong terus, karena ini projek Pemprov Jabar. Ya sekarang mau tidak mau pelaksana harus menyelesaikan dahulu pekerjaan sesuai jadual selesai 31 desember nanti, sambil menunggu keputusan lebih lanjut,” jelas Ridwan. (Ali)















































































































Discussion about this post