KAB CIREBON, (FC).- Banjir merendam ratusan rumah di delapan desa pada empat kecamatan di wilayah barat Kabupaten Cirebon, Selasa (28/1) sekitar pukul 14.00 WIB.
Bencana tersebut dipicu hujan dengan intensitas sedang dan durasi lama yang terjadi secara merata.
Desa terdampak meliputi Ujunggebang, Bunder, Bojong Kulon, Kedongdong, dan Susukan di Kecamatan Susukan; Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun; Desa Bayalangu Kidul Kecamatan Gegesik; serta Desa Panguragan Kulon dan Karanganyar Kecamatan Panguragan.
Sekretaris Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Samsul Huda, mengatakan banjir terjadi akibat meluapnya sejumlah sungai, yakni Sungai Wanganayam, Sungai Winong, dan Sungai Kali Wetan.
Luapan dipicu hujan berkepanjangan di wilayah Cirebon hingga daerah hulu di Majalengka.
“Selain curah hujan, banjir diperparah oleh sedimentasi sungai dan drainase yang tidak berfungsi optimal,” ujar Samsul, Rabu (29/1).
BPBD mencatat 312 rumah terendam, dengan 1.273 jiwa dari 425 keluarga terdampak. Banjir juga sempat mengganggu akses jalan di sejumlah titik.
Tim Pusdalops BPBD telah melakukan asesmen dan koordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait.
“Tidak ada warga yang mengungsi. Saat ini sebagian wilayah sudah surut dan jalan kembali bisa dilalui kendaraan,” katanya.
BPBD merekomendasikan penanganan banjir secara terpadu, termasuk normalisasi sungai dari hulu hingga hilir, rehabilitasi kawasan hutan, perbaikan tata ruang berbasis pengurangan risiko bencana, serta penguatan konservasi tanah dan air agar banjir serupa tidak kembali terulang. (Ghofar)












































































































Discussion about this post