MAJALENGKA, (FC).- Curah hujan di wilayah Kabupaten Majalengka, akhir-akhir ini begitu deras, menyebabkan terjadinya longsor di jalan antara Munjul-Ciandeu, Blok Muktirahayu, RT. 001 RW. 008, Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka. Akibatnya, kendaraan roda empat yang berbeban berat terpaksa tidak dapat melintas di areal jalan tersebut.
Menurut Kepala Polisi Resor (Kapolres) Majalengka, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mariyono melalui Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Majalengka Kota, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Kustadi mengungkapkan, peristiwa terjadinya longsor di lokasi tersebut dikarenakan intensitas hujan yang begitu deras, mengguyur wilayah Kota Angin ini, hingga mengakibatkan bronjong penahan tanah yang sudah rapuh tidak mampu menopang konstur tanah.
“Peristiwa longsor ini terjadi pada Sabtu, 25 Januari 2020, sekitar pukul 17.00 WIB, dan itu diakibatkan oleh intensitas hujan yang sangat deras, hingga terjadilah longsor ini,” ujar Kapolsek Majalengka kota ini kepada wartawan FC, Sabtu, (25/01).
Dikatakan dia, adapun skala luas tanah yang terkikis oleh longsor tersebut, sepanjang 20 meter, yang kedalamannya mencapai 12 meter, lebar 6 meter, dan ruas bahu jalan yang terkikis sekitar 2 meter.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor ini. Namun, bencana longsor ini menelan kerugian sekitar 25 juta rupiah,” tuturnya.
AKP. Kustandi menegaskan, akses lalu lintas yang terdampak longsor ini, menurutnya masih dapat dilewati oleh kendaran roda dua maupun roda empat.
Kendati demikian, sambung dia, untuk kendaraan roda empat yang bermuatan beban berat tidak diperkenankan untuk melintas di areal tersebut. “Ya, bagi kendaraan roda empat yang berbeban berat, untuk sementara tidak diperbolehkan melintas, hal itu dilakukan tentunya untuk keamanan pada kendaran itu sendiri,” tegasnya. (ibnu)






































































































Discussion about this post