“Kejadiannya hampir pukul dua siang kalau hitungan saya, pukul 13.48 WIB saya masih komunikasi dengan teman, dan pada tadi saat beko melewat untuk mengatasi (bencana) di Citikur, ke tempat kejadian itu selang tiga sampai lima menit, tuh us beko datang,” ujar Acep.
Saat kejadian, Acep mengaku sempat terlelap sehingga tidak mengetahui kronologis pasti dari peristiwa kecelakaan tesebut.
“Saat kejadian saya ngalenyap (tertidur), ajudan saya juga sama, tiba-tiba terjadilah itu, sehingga saya tidak paham kejadiannya seperti apa,” ujar Acep yang mengaku usai takziah dan ikut hingga memakamkan para korban.
Korban tewas yang diketahui pasang suami istri itu, meninggalkan tiga orang anak, rencananya, Acep akan membantu biaya sekolah untuk ketiga anak tersebut.
“Kami melihat ada tiga anak dari almarhum dan almarhumah baik yang satu ibu dan satu bapak, baik yang anak sambung, semuanya saya berjanji akan ikut membantu menyekolahkannya sampai mereka menjadi sesuai harapannya almarhum,” jelas Acep.
















































































































Discussion about this post