MAJALENGKA, (FC).- Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), H.Sutrisno, menyalurkan bantuan traktor kepada puluhan petani di Kabupaten Majalengka, Kamis (21/9).
Penyaluran bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) tahun anggaran 2023 tersebut berlangsung di Pasar Ternak Regional, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.
Sebelum menyerahkan bantuan itu secara simbolis kepada perwakilan petani, Sutrisno tampak berdialog dengan puluhan petani mengenai gejolak harga gabah dan beras di pasaran. Ia mengatakan, sebanyak 28 traktor roda dua dan empat traktor roda empat yang diserahkan kepada para petani di Kabupaten Majalengka dalam kegiatan kali ini.
Menurut dia, bantuan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang ditampungnya saat reses maupun pertemuan lainnya, kemudian difasilitasi ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
“Totalnya, ada 60 unit traktor, dan yang disalurkan pada kegiatan hari ini baru 28 traktor,” kata Sutrisno saat ditemui di Pasar Ternak Regional, Kamis (21/9).
Ia mengatakan, penyaluran bantuan semacam itu rutin dilaksanakan setiap tahun di wilayah Kabupaten Subang, Majalengka, dan Sumedang, yang merupakan daerah pemilihannya (Dapil).
Bahkan, pihaknya juga berencana menyalurkan bantuan serupa pada akhir tahun ini kepada para petani di tiga daerah tersebut yang belum mendapatkannya.
“Kami berharap, bantuan traktor ini dapat meningkatkan produktivitas para petani di wilayah Kabupaten Majalengka, karena semakin mempermudah penggarapan lahannya,” ujar Sutrisno.
Sementara petani dari Kelompok Tani Kawati, Udi (48), mengaku lega setelah mendapat bantuan traktor tersebut, karena dapat mempermudah proses menggarap lahan. Warga Desa Cipaku, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, itu, selama ini harus menyewa traktor kepada tetangganya untuk menggarap lahan seluas tiga hektare.
“Alhamdulillah, kami menyampaikan terima kasih atas bantuan ini, dan saya secara pribadi juga sangat bersyukur akhirnya memiliki traktor sendiri untuk menggarap lahan,” kata Udi. (Munadi)











































































































Discussion about this post