KAB. CIREBON, (FC).- Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung (Cimancis) diminta melakukan rekayasa membuat sodetan ke sungai di wilayah Kabupaten Kuningan sebagai sumber air untuk Bendungan Sedong.
Dengan adanya sumber air dari sodetan tersebut bisa menjadi solusi untuk mengatasi kekeringan di wilayah Cirebon bagian timur saat musim kemarau.
Politisi PDI Perjuangan, Yosep Umarhadi mengaku prihatin dengan kondisi dampak El Nino yang membuat banyak lahan kekeringan hingga terjadinya krisis air bersih di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Cirebon.
Padahal menurutnya, air di wilayah kabupaten tetangga seperti di Kuningan masih sangat melimpah. Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus hadir mencarikan solusi dalam mengatasi kekeringan di Kabupaten Cirebon.
“Harus ada solusi seperti sodetan dan pembuatan sumur bor dalam, agar air dari sodetan sungai terus mengisi Bendungan Sedong saat musim kemarau,” ujarnya ditemui di acara Hari Jadi ke-38 Desa Panongan Lor, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Jumat (1/9).
Yosep yang juga Caleg DPR RI Dapil Jabar 8 tersebut mengaku saat masih menjadi anggota Komisi 5 DPR RI lima tahun lalu sudah mengusulkan ke BBWS Cimancis untuk melakukan revitalisasi Bendungan Sedong.
Menurutnya, Bendungan Sedong merupakan sumber pengairan untuk lahan pertanian di wilayah Cirebon Timur. “Kalau nanti saya dipercaya lagi masyarakat akan menarik air dari wilayah Kuningan,” tutupnya. (F-06)
POLITISI PDI Perjuangan, Yosep Umarhadi. (Nawawi)















































































































Discussion about this post