MAJALENGKA,(FC), – Pilkades serentak di Kabupaten Majalengka yang akan di gelar 27 Mei mendatang, saat ini memasuki babak akhir untuk pendaftaran gelombang pertama penjaringan bakal calon Kades.
Di Kecamatan Ligung itu sendiri ada lima desa yang menggelar pilkades serentak, yakni Desa Kodasari, Leuweunghapit, Ligung, Beber dan Desa Buntu.
Sejak dibuka pada 7 maret lalu, untuk ke lima desa di Kecamatan Ligung ini bisa di bilang sepi peminat. Karena dari ke lima desa itu, baru Desa Buntu yang panitia nya sudah berhasil menjaring bakal calon Kades, sementara keempat desa yang lainnya masih belum ada peminat alias belum ada pendaftar.
Namun sehari jelang penutupan pendaftaran bakal calon Kades, ada tiga desa yang mulai ada pendaftar sebagai bakal calon Kades, yakni di Desa Leuweunghapit, Beber dan Desa Ligung.
Sementara untuk Desa Kodasari sampai jelang penutupan pendaftaran belum ada tanda tanda bakal calon Kades yang akan mendaftar.
Dari lima desa di Kecamatan Ligung yang akan menggelar pilkades, ada tiga Kades incumben yang turut kembali mendaftar sebagai bakal calon Kades.
Mereka adalah Kades Buntu Mamat Rahmat Hidayat, Kades Leuweunghapit Didi Suryadi dan Kades Beber Hapidh Fachrudin.
Camat Ligung Ida Heriyani melalui Kasubag Sutisna membenarkan bahwa di wilayahnya ada lima desa yang akan menggelar pilkades.
Dari lima desa tersebut empat desa sudah ada pendaftar sebagai bakal calon Kades.
Sementara satu desa yakni Desa Kodasari sampai kamis (16/3) atau sehari jelang penutupan penjaringan masih belum ada pendaftar.
“Alhamdulillah untuk empat desa yakni Desa Leuweunghapit, Ligung, Beber dan Desa Buntu sudah ada pendaftar, sementara untuk Desa Kodasari sampai saat ini belum ada yang mendaftar,” ujar Sutisna ditemui usai menghadiri pendaftaran bakal calon Kades Leuweunghapit, Kamis (16/3).
Dikatakan Sutisna, untuk berlanjut ke tahapan pilkades selanjutnya, panitia pilkades harus bisa menjaring bakal calon Kades minimal dua orang. Kalau belum terpenuhi maka panitia pilkades wajib membuka pendaftaran gelombang kedua.
“Intinya tidak boleh calon tunggal, minimal harus ada dua kandidat bakal calon kades yang mendaftar, baru bisa melanjutkan tahapan berikutnya,” pungkas Sutisna.
Pantauan FC, suasana kamtibmas di wilayah Kecamatan Ligung jelang pilkades kondisinya nampak aman. Bahkan di banding pilkades tahun tahun sebelumnya, tahapan pilkades serentak tahun ini dinilai cukup sangat kondusip.
(Munadi).














































































































Discussion about this post