KOTA CIREBON, (FC).- Mendukung kesuksesan “Merdeka Belajar”, perlu memahami konsep Proyek Pengembangan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Demikian disampaikan Kabid Kurikulum dan Tenaga Pendidik (Kurtendik) Disdik Kota Cirebon Hj. Lili Chauliyah pada aksi Proyek Pengembangan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN Kebon Baru 4 Kota Cirebon, Senin (17/10).
Dikatakannya, P5 ini merupakan bagian dari struktur Kurikulum Merdeka selain pembelajaran intrakurikuler. P5 merupakan pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung, sesuai dengan karakteristik lingkungan sekitar.
“Tujuannya, agar anak memiliki kompetensi global dan berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan pendekatan proyek yang disarankan dalam pengembangan P5 dapat diawali dengan melakukan observasi atau penyelidikan tentang topik-topik yang dipilih anak sesuai dengan minat dan kebutuhannya masing-masing,” ungkapnya.
Di tempat yang sama Kepala Sekolah SDN Kebon Baru 4 Sri Asih menambahkan, P5 adalah proyek yang bertujuan untuk menemukan jawaban atas pertanyaan tentang pelajar yang ingin dikembangkan oleh sistem pendidikan Indonesia. Proyek ini dilakukan dengan mengkarakterisasi kepribadian pelajar berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Diharapkannya, program P5 ini menjadikan peserta didik penerus bangsa, unggul dan produktif. dan dapat berpartisipasi dalam pembangunan berkelanjutan global. Visi pendidikan Indonesia adalah mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri, dan berani melalui penciptaan peserta didik yang berpancasila.
Kegiatan P5 di sekolah yang dipimpinnya berupa pengenalan akan kearifan lokal Cirebon. Seperti dihadirkan kuliner Khas Cirebon, ada Nasi Lengko, Sega Jamblang, Rempeyek, Ampyang dan lainnya.
“Di Kecamatan Kejaksan sendiri hanya SDN Kebon Baru 4 dan 1 yang sudah mencapai level 2 yakni mandiri dan berubah pada program P5 ini,” ucapnya.
Pihaknya juga menggelar peragaan busana anak-anak, dengan busana yang berasal dari barang-barang bekas yang bisa didaur ulang seperti plastik dan kertas. Ini sejalan dengan cara mengelola sampah dengan bijak, sehingga ada kemanfaatan dari sampah tersebut.
Kemudian ada tarian tradisional seperti Tari Sintren, ini mengajarkan kepada anak-anak untuk dapat melestarikan seni dan budaya khususnya Budaya Cirebon.
“Dan Alhamdulillah, kegiatan ini didukung penuh oleh komite sekolah dan orangtua siswa. Mudah-mudahan sinergitas antara guru, orangtua siswa dan siswanya sndiri berjalan dengan baik, demi kemajuan pendidikan khususnya di SDN Kebon Baru 4 ini,” tuturnya. (Agus)













































































































Discussion about this post