KAB. CIREBON, (FC).- Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) wilayah Jawa Barat, Nurodi mengaku kecewa terhadap Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih dengan mudanya mau menerima penghargaan dari Ketua Dekopin Pusat, Nurdin Halid.
“Saya kecewa berat kepada Wakil Bupati Cirebon, harusnya menunggu keputusan hukum dulu. Harusnya dia (Wabup,-red) bukan nurut ke dinas, pertanyaannya Wabup ini bawahnya dinas koperasi dan UKM atau dinas koperasi di bawahnya Ayu. Ini sikap keliru yang harus diluruskan,” kata Nurodi kepada FC melalui sambungan telepon selularnya.
Apalagi, masih dikatakan Nurodi, yang menyerahkan piagam adalah tokoh Golkar, Ia menduga Wakil Bupati Cirebon ini sedang bermain politik. “Kayaknya antusias banget Ibu Ayu menerima penghargaan itu, apalagi yang menyerahkan piagam itu langsung Ketua Umum Golkar. Tidak ingat Ayu berangkat darimana, dia datang dari PDIP. Pokoknya saya kecewa betul, ini menjadi preseden buruk bagi Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.
Diketahui, Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih, telah mendapat penghargaan sebagai tokoh penggerak koperasi madya. Penghargaan diterimanya di acara puncak Hari Koperasi Nasional ke-75 yang diselenggarakan di Kabupaten Kendal, Sabtu (23/7).
Penghargaan dianugerahkan mengingat jasa Wakil Bupati Cirebon dalam menggerakkan dan membina serta memajukan koperasi di Kabupaten Cirebon. Sebab, jumlah koperasinya fantastis. Mencapai 800-an. Hal itu menjadi poin penting dalam penilaian, sehingga penghargaan itu diterimanya.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartanto kepada Wabup Cirebon yang akran disapa Ayu ini.
Menurut Ayu, penghargaan tersebut diraihnya berkat kerja keras dari berbagai elemen. Terutama para pihak yang terlibat dalam mengembangkan dan memajukan koperasi, sehingga penghargaan itu, diraihnya. Artinya, bukan mutlak atas jasa dirinya samata. “Alhamdulilah, semua ini berkat kerja keras dari semua pihak yang terlibat, melalui kerja keras yang solid, maka saya mendapatkan penghargaan kategori tokoh Penggerak Koperasi Madya,” kata Ayu, Minggu (24/7).
Atas penghargaan yang diraih tersebut, kata dia, menjadi sebuah motivasi untuk terus berkarya. Mengembangkan dan membina koperasi di wilayahnya. “Ini menjadi motivasi agar kita lebih semangat lagi dalam memajukan koperasi di Kabupaten Cirebon,” katanya.
Ayu berharap kedepannya, transformasi koperasi untuk ekonomi berkelanjutan bisa semakin nyata dapat diwujudkan. Sehingga koperasi benar-benar menjadi soko gurunya ekonomi di Kabupaten Cirebon. “Harapan itu, semoga bisa diwujudkan. Koperasi menjadi soko guru perekonomian di Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon, Edwin Yudianto melalui sambungan telepon selularnya mengaku, penerima penghargaan yang diberikan kepada Wakil Bupati Cirebon adalah murni dari usulan dekopin, dinas tidak ada intervensi sama sekali. Bahkan kami di Kabupaten Kendal sifatnya hanya menghadiri saja, karena pihaknya mendapatkan undangan dari Dekopin Pusat.
“Kami netral, kami dukung-dukung saja, kemarin kubu yang Munas di Bali, kami juga dukung. Toh di pusat (Kementerian) juga netral, tidak ada kubu-kubuan. Pronsipnya, selama memajukan koperasi kita dukung-dukung saja,” katanya. (Ghofar)












































































































Discussion about this post