KAB. CIREBON, (FC).- Sebanyak 135 kuwu purna tahun 2021 se-Kabupaten Cirebon mengeluhkan, pasalnya hingga pertengahan tahun 2022 ini belum mendapatkan dana kadeudeuh dari Pemerintah Kabupaten Cirebon. Sehingga perwakilan kuwu purna mendatangi Bupati Cirebon, H Imron.
Perwakilan kuwu purna, H Mochammad Carkim mengatakan, biasanya (setahu dia) setiap di bulan April dana kedeudeuh bagi kuwu yang sudah tidak menjabat akan mendapatkan dana kedeudeuh, namun hingga pertengahan tahun ini belum juga turun, maka pihaknya dan beberapa perwakilan kuwu purna mendatangi dan mengadukan hal tersebut kepada Bupati Cirebon.
“Biasanya bulan April itu sudah cair, tapi sampai sekarang sudah bulan Juli belum juga cair. Alhamdulillah respon Pak Bupati Cirebon menyambut baik. Mudah-mudahan secepatnya bisa dicairkan,” ungkap Carkim sapaan akrabnya usai menemui Bupati Cirebon di Gedung Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (14/7).
Pria yang juga mantan Kuwu Bungko menduga fana kadeudeuh bagi purna kuwu di tahun 2021 ini mungkin ada keterlambatan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, tetapi pihaknya mengharapkan kepada dinas terkait (DPMD) agar segera mencairkan dana tersebut. “Besarannya Rp12 juta. Itu adalah hak kami (135 kuwu purna) yang sudah mengabdikan di pemerintahan desa selama 6 tahun,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana melalui Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bidang Administrasi Pemerintahan dan Desa, Samsuri menjelaskan, sebenarnya bukan karena keterlambatan, namun ada sedikit dalam perubahan alokasi penggunaan anggaran.
Menurutnya, saat ini perubahan pada Peraturan Bupati (Perbup) sudah berada di bagian hukum setda Kabupaten Cirebon. “Perbup sudah naik di bagian hukum. Mudah-mudahan akhir bulan ini bisa disalurkan,” kata Samsuri di kantornya.
Lebih jauh Samsuri menjelaskan, alokasi dana kadeudeuh untuk kuwu purna ini bersumber dari dana bagi hasil dari pajak (paret). Di dalamnya terdapat beberapa rinciannya, salah satunya adalah peruntukan dana kadeudeuh untuk kuwu purna tersebut. “Begitu Perbup sudah jadi, insyaallah akan langsung dicairkan,” pungkasnya. (Ghofar)















































































































Discussion about this post