KAB. CIREBON, (FC).- Seorang pemuda berinisial RW warga Desa Mayung Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon, berhasil mengelabui dan membuat luluh hati seorang wanita yang menjadi kembang desa asal Desa Muara Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon. Tidak tanggung-tanggung RW mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Darat (AD) aktif sejak tahun 2018.
Terbongkarnya kedok RW ini, diketahui ketika korban DY melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kapetakan, Polres Cirebon Kota (Ciko), atas dugaan penipuan. Dan pada saat dilakukan pengecekan oleh petugas, ternyata RW adalah anggota TNI gadungan.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, Iptu Ngatidja saat di konfirmasi membenarkan, adanya peristiwa dugaan tindak pidana penipuan yang dimaksud.
“Pelaku mengaku sebagai anggota TNI AD, dan memacari korban warga Suranenggala tersebut dari tahun 2018 dengan tujuan penguasaan harta korban,” ujarnya, Kamis (30/6).
Atas kejadian tersebut korban mengaku mengalami kerugian harta berupa uang puluhan juta rupiah.
“Kerugian korban dari tahun 2018 lalu sekitar Rp25 juta,” katanya.
Modus tersangka sendiri dengan cara memacari korban dan bertunangan.
“Selama bertunangan, pelaku ini sering meminta-minta barang dan uang kepada korban,” ujar Ngatidja.
Pelaku sendiri kini masih diamankan di Polsek Kapetakan, guna penyelidikan lebih lanjut aparat Kepolisian. Sementara itu menurut tetangga pelaku, Andi mengatakan, pelaku RW tersebut dikenal sebagai anggota TNI oleh masyarakat sekitar.
” Ya taunya tetangga, kalau RW tersebut adalah anggota TNI, bahkan pihak keluarga juga sudah melakukan syukuran kalau anaknya diterima menjadi anggota TNI AD,” katanya.
Sementara keterangan yang berhasil dihimpun, RW mau menunjukan pakaian dinas TNI yang dimilikinya. Bahkan RW mengaku pakaian TNI itu sudah diberikan kepada tukang rongsok, karena RW merasa kebohongannya sudah tercium tunangannya dan juga petugas. (Agus)
















































































































Discussion about this post