KOTA CIREBON, (FC).- Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng akan diberikan secara tunai langsung kepada penerima bantuan, mulai 4 April hingga 21 April 2022.
Melalui siaran persnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Harry Hikmat memastikan bantuan ini akan tepat sasaran.
Pihaknya juga telah mempersiapkan dan mengorganisir data di setiap kelurahan atau desa sesuai dengan daftar jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dan jumlah penerima sembako yang ada.
“Artinya Kemensos siap menyalurkan BLT Minyak Goreng ini dan diintegrasikan dalam penyaluran sampai dengan 21 April 2022, bersamaan dengan pencairan Program Sembako dan PKH,” jelasnya dalam Media Briefing: BLT Minyak Goreng, beberapa waktu lalu.
Ia menghimbau jika terdapat kecurangan dalam pemberian bansos ini, seperti diberikan kepada pihak yang tidak tepat sasaran, masyarakat bisa melapor melalui aplikasi Cek Bansos.
Selain itu, masyarakat juga bisa mengajukan permohonan melalui Cek Bansos, apabila terdapat keluarga yang sangat miskin dan belum mendapatkan bantuan.
Ke depan, lanjut dia, pihaknya terus melakukan pembaharuan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) setiap bulannya.
Data tersebut diklaim sudah padan baik dari NIK maupun Kartu Keluarga. Bahkan, DTKS kini dilengkapi dengan foto rumah geotagging.
Sebagai informasi, BLT minyak goreng ini akan disalurkan kepada 20,65 juta KPM yang termasuk dalam daftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar 18,8 juta.
Bantuan itu juga akan diberikan ke penerima Program Keluarga Harapan (PKH) serta 2,5 juta pedagang kaki lima dan warung (PKLW) yang berjualan makanan dengan menggunakan minyak.
Jumlah anggaran BLT minyak goreng ini sebesar Rp6,2 triliun di rumpun bantuan sosial pangan yang di himpun Kementerian Sosial. Dan Rp750 triliun untuk PKLW yang dihimpun oleh TNI dan Polri.
Nantinya, masing-masing KPM akan menerima bantuan Rp100.000 dalam tiga bulan (April, Mei, Juni). Tetapi, bantuan ini disalurkan secara sekaligus Rp300.000 pada April.
Di kota Cirebon sendiri, BLT minyak goreng senilai Rp300 ribu mulai bergulir pada Senin (11/4). Sebanyak 38 ribu masyarakat sasaran mendapatkan bantuan tersebut.
“Penyaluran sudah berlangsung. PT Pos Indonesia Cabang Cirebon yang membagikan,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial Kota Cirebon, Aria Dipahandi kepada FC.
Kementerian Sosial (Kemensos) mempercayakan penyaluran BLT minyak goreng kepada PT Pos Indonesia. Sehingga pihaknya hanya memastikan bantuan telah disalurkan.
“Kami hanya koordinasi, penyaluran sepenuhnya PT Pos Indonesia,” ujar dia.
Kota Cirebon mendapat jatah sebanyak 38 ribu penerima BLT minyak goreng. Jumlah itu sama dengan penerima bansos sembako atau BPNT tahun 2022.
“Kurang lebih datanya ada 38 ribu penerima atau datanya sama dengan bansos sembako lalu ,” ujar dia.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo memberikan BLT minyak goreng bagi masyarakat tidak mampu. Hal ini merespon tingginya harga minyak goreng.
Adapun total besaran BLT minyak goreng yang diberikan senilai Rp300 ribu untuk periode April, Mei dan Juni.
Cek nama penerima bisa klik website https://cekbansos.kemensos.go.id/ (Agus)











































































































Discussion about this post