KOTA CIREBON, (FC).- Kepemimpinan di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon diserahterimakan. Kepala DPUTR sebelumnya Syaroni menyerahkan tugasnya kepada Irawan Wahyono.
Syaroni kini dipercaya memegang Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD). Sementara Irawan sebelumnya menjabat Kepala Dinas pendidikan (Disdik).
Irawan Wahyono sebelum menjabat Kadisdik sempat menjabat Plt DPUPR pada Tahun 2019, mengisi kekosongan jabataan kepala dinas.
Usai sertijab, Irawan mengungkapkan, ke depan salama ia menjabat sebagai KadisPUTR, ia akan bekerja maksimal dan bekerja sama dengan berbagai pihak guna menyukseskan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota yang akan berakhir pada akhir tahun 2023 mendatang.
Terkait target dan harapan walikota bahwa Tahun 2023, Kota Cirebon ini bebas jalan berlubang. Irawan mengatakan, hal tersebut harus menjadi perhatian dan prioritasnya bersama jajaran.
“Itu harus jadi perhatian, karena yang menyatakan itu adalah pimpinan, kita harus respon dengan baik, harus segera ditindaklanjuti,” katanya kepada FC, Selasa (15/3).
Langkah yang akan dilakukan untuk merespon hal itu, kata Irawan, dirinya akan melihat dari sisi perencanaan, khususnya untuk perbaikan jalan.
“Saya harus kembali lagi di tempat ini. Mudah-mudahan tidak ada hamabatan dan program bisa berjalan lancar,” ujar dia.
Irawan berpesan, kekuatan terbesar di DPUTR adalah rasa gotong royong dan kebersamaan. Hal ini harus tetap dipertahankan dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Tugasnya banyak dan targetnya besar. Jadi saya minta kerjasamanya,” ucapnya.
Kepala DPUTR yang lama, Syaroni mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah membantunya selama menjabat.
Meski banyak tugas yang belum dikerjakan, dia memastikan kinerja selama di DPUTR sudah maksimal.
“Selama dua tahun pandemi. Tahun 2022 dan 2023 banyak target yang harus dicapai, oleh sebab itu saya minta kepada jajaran untuk membantu kepala dinas yang baru,” katanya.
Dia menjelaskan, banyak prestasi yang diraih meski terkendala pandemi. Diantaranya peningkatan infrastruktur, perbaaikan sistem pembayaran pada menara telekomunikasi dan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) yang di insiasi oleh DPUTR.
“Alhamdulillah ada sejumlah perbaiakan yang diraih, meski selama dua tahun dihantam padai pandemi,” tandasnya. (Agus)














































































































Discussion about this post