KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas PUPR Kabupaten Cirebon akhirnya merespon keluhan masyarakat terkait jalan kerusakan jalan Pabuaran-Jatiseeng yang sempat viral di media sosial dengan julukan gejlugan sewu.
Dinas PUPR berencana melakukan betonisasi sepanjang jalur tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Jalan dan Jembatan pada DPUPR Kabupaten Cirebon, Tomy Hendrawan saat meninjau lokasi jalan rusak tersebut.
Menurutnya, peningkatan jalan Pabuaran-Jatiseeng merupakan salah satu prioritas kegiatan di tahun ini.
“Kegiatan itu akan terlaksana kurang lebih 150 hari kalender, dari tanggal 15 Juli sampai dengan 11 Desember 2021,” paparnya, kemarin.
Saat ini, proses pekerjaan baru pada tahap leveling atau pembentukan badan jalan, sebelum dilakukannya betonisasi setebal 30 cm.
“Kami mohon dukungannya dari seluruh masyarakat, Pemkab Cirebon dalam hal ini DPUPR ingin memberikan yang terbaik dalam setiap kegiatan pembangunan yang dilaksanakannya,” katanya.
Sementara untuk proses pengecoran itu sendiri akan dilakukan secara bertahap, dengan demikian tidak akan menggangu arus lalulintas, mengingat jalan tersebut menjadi salah satu sektor perekonomian masyarakat sekitarnya.
“Alhamdulillah dari 21 kegiatan yang sudah berkontrak dengan penyedia jasa, diantaranya tujuh jembatan maupun 24 kegiatan peningkatan jalan sudah kita mulai semuanya,” ungkapnya
Menurut Tomy, peningkatan jembatan yang sedang dilakukan diantaranya jembatan Cikulak -Jatirenggang, Gembongan Tambelang, Jembatan Ciledug wetan, jembatan Cikaroya – Tanjung Anom, maupun jembatan Loji Kaum – Kalimati, yang sekarang sudah mulai proses proses pelaksanaan peningkatan.
“Ini harus tersosialisasikan mengingat kalau jembatan itu menutup akses, jadi mau tidak mau itu pun harus tersosialisasikan kepada masyarakat, kami mohon maaf, mungkin akan sedikit terganggu, berkaitan dengan kenyamanan berlalulintas, semua ini dilakukan untuk kebaikan masyarakat,” tandasnya. (Nawawi).













































































































Discussion about this post