MAJALENGKA, (FC).- Akibat hujan yang melanda di wilayah Cirebon Indramayu Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning) menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir, dampaknya, ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pun ikut berdampak.
Meskipun ruas jalan arteri yang tergenang banjir, namun tetap saja berimbas terhadap lalulintas jalan tol.
Seperti yang terjadi di Exit Tol Kertajati, pintu keluar tol yang menghubungkan menuju Bandara Udara Kertajati dan menuju pusat Kota Majalengka tergenang banjir setinggi 70 cm sampai dengan 1 meter.
Akibatnya, pihak pengelola Tol Cipali memutuskan untuk menutup Exit Tol Kertajati sampai dengan dipastikan bisa dilalui kembali.
Disampaikan Dept Head CCO ASTRA Tol Cipali, Theresia Dyah, pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan Tol Cipali yang hendak menuju Majalengka agar keluar melalui Exit Tol Sumber Jaya atau Exit Tol Cikedung.
Pasalnya, akibat tanggul sungai Cipelang yang jebol hingga menyebabkan ruas jalan tertutup air.
“Bagi Pengguna Jalan tol Cipali yang hendak keluar GT Kertajati dihimbau untuk dapat keluar di GT Sumberjaya atau GT Cikedung. Saat ini exit GT Kertajati ditutup karena jalan arteri ke arah BIJB Kertajati dan Kadipaten terdapat air dengan ketinggian 70cm-1meter akibat jebolnya tanggul Sungai Cipelang,” ujar wanita yang akrab disapa Rere kepada FC, Senin (8/2).
Baca juga: Tol Cipali Banjir, Menteri PUPR Instruksikan Buat Sodetan Air Baru
Menurutnya, penutupan GT Kertajati dimulai dari jam 2 dinihari tadi. Sementara untuk perkiraan pembukaan GT Kertajati masih melihat kondisi genangan air.
Jika dirasa air sudah mulai surut dan jalan bisa dilalui kendaraan kecil, maka GT Kertajati akan dibuka kembali.
“Karena kondisi saat ini masih turun hujan dan ketinggian air masih 70 cm – 1 meter,” ungkap Rere.
Dijelaskan Rere, ia memastikan bahwa Ruas jalan Tol Cipali tidak terdampak banjir, sehingga bisa dipastikan bahwa jalan Tol Cipali bisa dilalui oleh kendaraan karena tidak tergenang banjir.
Hanya saja, penutupan GT Kertajati dikarenakan jalan arteri Majalengka mengalami banjir, dan tidak bisa dilalui oleh kendaaran.
“Untuk ruas Tol Cipali kami pastikan bisa dilalui, karena tidak tergenang banjir. Penutupan GT Kertajati karena sekitar 300 meter dari GT tertutup air, jadi kami putuskan untuk ditutup karena tidak bisa dilalui oleh kendaraan,” tutur Rere.
Ditambahkan Rere, seiring berjalannya waktu sekitar Pukul 17.42 WIB, pihak Astra Tol Cipali kembali membuka GT Kertajati.
Hal ini dikarenakan, ketinggian air di pertigaan Gerbang Tol sudah mulai menyusut, namun hanya bisa dilalui untuk kendaaran Golongan 2 keatas.
“Untuk Kendaraan kecil kita belum perbolehkan, kami hanya memperbolehkan kendaraan golongan 2 keatas karena air masih tinggi. Kalau kendaraan kecil kita masih menunggu situasi terlebih dahulu,” tandas Rere. (Muslimin)


















































































































Discussion about this post