KOTA CIREBON, (FC).- Vaksin Covid-19 yang akan didistribusikan ke daerah pada tahun depan, tidak secara keseluruhan penduduk mendapatkannya. Ada beberapa kriteria dan prioritas warga yang akan divaksin Sinovac buatan China ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Edy Sugiarto menyampaikan, Kota Cirebon total target penerima vaksin mencapai 203.129 orang. Jumlah tersebut menghitung jumlah warga yang usianya antara 18-60 tahun.
“Iya mas, untuk tahap pertama prioritas akan diberikan kepada tenaga kesehatan dan TNI-Polri yang jumlahnya mencapai 40.626 orang,” jelasnya kepada FC, Selasa (22/12).
Dikatakannya, target yang dipatok untuk warga yang divaksinasi adalah 80 persen. Hal ini mengacu pada keefektifan vaksinasi pada suatu daerah yang 80 persen mendapatkan vaksinasi. Dan itu harus dilakukan dua kali vaksinasi, karena bila hanya sekali, itu juga percuma.
“Target harus 80 persen berhasil, dihitung dua kali suntikan. Apabila tidak mencapai target keberhasilan maka dianggap tidak efektif. Sedangkan 80 persen target tersebut setara dengan 162.503 orang,” sebutnya.
Edy juga mengingatkan, yang prioritas divaksinasi juga harus dipilah lagi. Karena tidak diperkenankan bagi penerima vaksin yang memiliki riwayat medis, misal hipertensi, diabetes hingga penyintas Covid-19.
Penerima di tahap pertama juga belum ada skrining, karena penerima vaksin tidak boleh mengidap 16 riwayat medis. Adanya hal ini jumlah di tahap pertama pasti akan berkurang.
Terkait anggaran untuk vaksin Covid-19. Ia menilai, apabila vaksinasi ini dibebankan ke pemerintah daerah, maka akan jadi beban berat.
“Berat juga bila operasional vaksinasi ini ditanggung daerah. Ekonomi belum pulih benar, anggaran yang ada saja banyak yang recofusing,” tandasnya. (Agus)















































































































Discussion about this post