KUNINGAN, (FC).- Wakil Bupati Kuningan , H.M Ridho Sugand memberikan apresiasi kepada Disnakertrans Kab.Kuningan yang terus berupaya untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Kuningan melalui berbagai kegiatan terobosan percepatan pengurangan pengangguran, yang salah satunya dengan kegiatan pelatihan kerja.
Hal ini disampaikannya saat menutup Pelatihan Berbasis Kompetensi yang digelar UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan, Jumat (11/12) di Aula Kantor Pemerintah Desa Gunungkeling, Kecamatan Cigugur.
“Saya berharap dengan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini akan tercipta kesempatan kerja dan lapangan kerja baru bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kuningan,” ucapnya.
Selanjutnya Wabup mengemukakan, dalam rangka mencapai tujuan pembangunan Nasional, khususnya sektor ketenagakerjaan, dibutuhkan tersedianya tenaga terampil dengan mutu profesionalisme yang memadai, berdaya guna dan berhasil guna.
Sejalan dengan hal tersebut, sambungnya, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam peningkatan mutu profesionalisme adalah dengan mendorong peningkatan sumber daya manusia melalui kegiatan pelatihan kerja.
“Kepada para peserta pelatihan yang telah dinyatakan lulus, saya berharap dapat mengembangkan dan mengaplikasikan hasil pelatihan ini secara baik dan optimal. Dengan demikian, akan menambah rasa percaya ciri dalam bersaing memperoleh kesempatan kerja ataupun berwira usaha,” pungkasnya.
Acara penutupan ini dihadiri, Kepala Disnakertrans Kab.Kuningan, Drs. Ucu Suryana, Camat Cigugur, Kabid IKP Diskominfo, Kepala UPTD BLK, Kepala Desa Gunungkeling, para peserta pelatihan, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam laporannya, Kepala Disnakertrans, Ucu Suryana menyampaikan, bahwa pelatihan telah dilaksanakan selama 26 hari dan diikuti sebanyak 16 orang yang merupakan warga Desa Gunungkeling, dengan bidang pelatihan Cabinet Making.
“Adapun tujuan dari pelatihan yang dilaksanakan adalah agar meningkatnya kompetensi peserta pelatihan sesuai dengan bidang kejuruannya, dengan sasaran terciptanya lapangan kerja baru yang mandiri, profesional, dan kompeten dibidangnya,” tutur Ucu. (Bambang)















































































































Discussion about this post