MAJALENGKA, (FC).- Masyarakat Kecamatan Ligung yang saat ini membutuhkan pelayanan kesehatan, sementara harus mengalihkan ke tempat lain. Hal tersebut menyusul ditutupnya pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas Ligung. Penutupan Puskesmas sementara ini menyusul adanya tenaga kesehatan di tempat tersebut yang positif covid 19 setelah hasil swab keluar sabtu kemarin.
Kepala Puskesmas Ligung Hj.Eli Yuliawati ketika di kompirmasi via WhasApp membenarkan penutupan sementara pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas Ligung. Hal ini di lakukan untuk mencegah penyebaran covid 19 yang lebih luas.
“Ya betul untuk sementara waktu pelayanan kesehatan Puskesmas Ligung tutup sementara, penutupan mulai Minggu – Rabu (22-25), menyusul ada seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Ligung yang positif covid 19. Jadi diharap kepada masyarakat harus maklum dengan penutupan sementara Puskesmas ini,” tutur Hj.Eli melalui pesan singkatnya, Senin (23/11).
Lebih jauh Hj.Eli menyebutkan, disamping penutupan sementara pelayanan Puskesmas, pihaknya juga akan melakukan test swab kepada 80 tenaga kerja yang ada di Puskesmas yang dipimpinnya.
Hal ini untuk megetahui seberapa banyak penyebaran, karena tenaga kesehatan tersebut fipastikan melakukan kontak erat dengan karyawan tang lainnya.
“Insya Allah siang ini akan dilakukan swab kepada seluruh karyawan Puskesmas Ligung, langkah ini dilakukan agar penanganan penyebarannya lebih cepat,” pungkas Hj.Eli.
Sementara itu, seorang warga yang datang pagi senin bermaksud membuat surat rujukan di Puskesmas Ligung untuk keluarganya terpaksa harus balik kanan. Dirinya tidak mengetahui kalau Puskesmas Ligung tutup sementara.
“Saya tadinya mau bikin surat rujukan buat istri saya yang saat ini sedang sakit, cuman pas datang ternyata gerbang Puskesmas di tutup, katanya ada tenaga kerja di Puskesmas ini terpapar positif covid 19. Jadi kepaksa saya balik kanan nunggu Puskesmas buka kamis depan,” ujar warga Desa Bantarwaru yang mengaku bernama Tamjid.
Informasi yang didapat FC, di Kecamatan Ligung penyebaran covid 19 sudah memasuki semua lini kehidupan, dari klaster perkantoran, hajatan, industri sampai klaster pergaulan. Dari itu dihimbau kepada masyarakat untuk terus dan tetap melakukan hidup bersih dan selalu menerapkan protokol kesehatan.
Keluarga besar redaksi HU Fajar Cirebon, mengajak semua elemen masyarakat untuk terus menjalankan 3 M, yakni cuci tangan, memakai masker dan selalu jaga jarak atau hindari kerumunan. (Munadi)














































































































Discussion about this post