KOTA CIREBON, (FC).- Penyalahgunaan narkoba menjadi suatu permasalahan yang pelik, sampai saat ini narkoba telah banyak memakan korban yang sebagian besar merupakan generasi penerus bangsa.
Oleh sebab itu, Kodim 0614/Kota Cirebon bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon untuk mengurangi narkoba demi terciptanya masyarakat anti narkoba.
Komandan Kodim (Dandim) 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Herry Indriyanto mengatakan dari tahun 2017 hingga 2019 kasus narkoba pada setiap tahunnya meningkat.
“Dengan bertambahnya jumlah kasus pada setiap tahunnya tentunya yang dikhawatirkan dapat mengancam bonus demografi Indonesia pada tahun 2030,” kata Letkol Inf Herry Indriyanto kepada FC, Minggu(8/11).
Dandim menyampaikan jajaran TNI AD termasuk di dalamnya Kodim 0614/Kota Cirebon melaksanakan kegiatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) secara tegas dan terprogram.
“Tentunya giat P4GN kita laksanakan dan kita punya program-program tertentu, hal ini untuk mencegah penyalahgunaan narkoba baik oleh prajurit, PNS dan keluarganya,” tuturnya.
Letkol Inf Herry Indriyanto juga akan menindak dengan tega apabila ada anggota yang terlibat dalam peredaran narkoba.
“Kita akan tindakan tegas bagi para anggota yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba, kita beri sanksi, bahkan bila perlu kita berikan sanksi pemecatan,” ujarnya.
Selain narkoba, di wilayah Kota Cirebon juga terdapat penyalahgunaan peredaran obat daftar G seperti Dextro, Tramadol, Thyrex, dan sejenisnya yang jika dikonsumsi secara berlebihan akan menghasilkan efek seperti narkoba.
“Setidaknya kita telah mengamankan 105 orang remaja usia produktif yang melakukan transaksi jual beli obat-obatan jenis G,” katanya.
Dandim melanjutkan faktor keluarga yang harmonis dapat mencegah para remaja tidak terjerembab kedalam dunia narkoba.
“Hubungan yang harmonis dalam keluarga dan pengawasan orang tua terhadap anak-anak merupakan langkah yang tepat dalam mencegah penyalahgunaan Narkoba” pungkasnya. (Sakti)




















































































































Discussion about this post