KUNINGAN, (FC).- Adanya keluhan masyarakat, khususnya petani di Desa Karangmangu Kecamatan Kramatmulya akibat tersendatnya pasokan air untuk sawah akibat adanya proyek pembangunan jalan baru Lingkar Timur Caracas-Kedungarum, membuat Bupati Kuningan H. Acep Purnama turun tangan.
Sekaligus meninjau pembangunan lanjutan jalan lingkar timur tersebut, Selasa (8/9). Ikut mendampingi Bupati, Kadis PUTR Kuningan H.M. Ridwan Setiawan, Camat Kramatmulya Guruh Irawan Zulkarnaen.
Dalam pertemuan di tengah berjalannya pengerjaan jalan lingkar timur itu, Bupati Acep mencoba memberikan solusi bagi pertani yang terhambat pasokan air untuk pengairan sawah seluas 4 hektare tersebut.
Keterangan dari Camat Kramatmulya, Guruh Irawan Zulkarnaen bahwa awalnya pembangunan jalan lingkar timur di wilayah Karangmangu ini bersinggungan dengan jalan air untuk para petani dengan luas sawah sekitar 4 hektare.
“Para petani awalnya sudah berinisiatif membuat saluran air secara swadaya dengan menggunakan pipa paralon, namun tiang penyangga paralon itu menghalangi akses keluar masuk kendaraan proyek jalan lingkar timur,” kata Guruh
Dengan hadirnya Bupati, lanjut Guruh, langsung bisa memberikan solusi yang terbaik untuk kedua belah pihak, baik masyarakat dan pihak kontraktor yang sedang melangsungkan pekerjaan.
“Alhamdulilah, tadi pak bupati memberikan solusi yang insyallah baik untuk kedua pihak,” kata Guruh.














































































































Discussion about this post