KAB. CIREBON, (FC).- Sadira (65), Warga Blok Jagawana, Desa Danamulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon saat ini harus rela bermukim di rumah kerabatnya terlebih dahulu.
Pasalnya, rumah yang ditinggalinya semenjak 30 tahun lamanya ambruk akibat lapuk dimakan usia. Beruntung, peristiwa tersebut terjadi pada siang hari, saat seluruh penghuni rumah sedang tidak ada di rumah sehingga tidak ada korban jiwa.
Melihat kondisi seperti itu, LSM Penjara Indonesia Kabupaten Cirebon tergerak ikut membantu meringankan beban Pasutri paruh baya tersebut. Dalam hal ini, LSM Penjara Indonesia memberikan bantuan kepada keluarga Sadira yang terkena musibah.
Ketua LSM Penjara Indonesia Kabupaten Cirebon, Asep Supriadi mengatakan, pihaknya memberikan bantuan berupa semen, beras dan juga mie instan. Ia bersama anggota lainya tergerak memberikan bantuan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat lainnya mengenai adanya rumah warga yang ambruk.
“Bantuan ini memang tidak seberapa, paling tidak bantuan ini bisa meringankan beban kepada yang terkena musibah,” kata Asep kepada “FC” usai memberikan bantuan, Rabu (26/8).
Asep juga mengimbau kepada pemerintah setempat agar lebih perduli dengan kondisi warganya yang terkena musibah. Hal ini dikarenakan, Desa Danamulya ini merupakan desa yang tergolong tertinggal. Banyak masyarakat di desa tersebut, yang hidup dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan.
“Kondisi masyarakat Desa Danamulya ini tergolong ekonominya menengah kebawah, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19, alhasil ekonomi masyaraktnya semakin terpuruk. Untuk itu saya minta kepada pemerintah agar benar-benar perduli terhadap kondisi yang dialami oleh warganya,” ujar Asep.

















































































































Discussion about this post