KAB. CIREBON, (FC).- Tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Minggu, Kecamatan Palimanan, akhirnya mulai dibersihkan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon menerjunkan alat berat dan sejumlah armada pengangkut untuk mengatasi penumpukan sampah yang selama ini dikeluhkan masyarakat dan pedagang.
Sejak Kamis (4/6) pagi, sebuah alat berat tampak mengeruk tumpukan sampah di area TPS. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian diangkut menggunakan tujuh dump truck dan dua truk amrol untuk dibawa ke lokasi pembuangan akhir.
Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, mengatakan pengurasan dilakukan sebagai langkah cepat menangani kondisi TPS yang sudah melebihi kapasitas dan berpotensi mengganggu aktivitas di kawasan pasar.
“Kami mengerahkan satu alat berat, tujuh dump truck, dan dua truk amrol untuk mempercepat proses pengangkutan sampah yang menumpuk di TPS Pasar Minggu,” ujarnya.
Menurut Dede, penumpukan sampah tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga berpotensi mengganggu kenyamanan pedagang dan pengunjung pasar. Karena itu, pembersihan dilakukan agar kondisi lingkungan kembali tertata dan sehat.
“Kami berharap setelah pengurasan ini kondisi pasar menjadi lebih bersih, nyaman, dan tidak lagi terganggu oleh penumpukan sampah,” katanya.
Selain melakukan pengangkutan, DLH juga mulai mendorong pemanfaatan sampah organik yang mendominasi TPS Pasar Minggu.
Sebagian besar sampah yang dihasilkan berasal dari sisa sayuran, buah-buahan, dan limbah pasar lainnya yang masih memiliki nilai manfaat.
Menurut Dede, sampah organik tersebut berpotensi diolah menjadi bahan pakan maggot maupun produk lain yang bernilai ekonomis sehingga dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan.
“Potensi sampah organik di pasar cukup besar dan bisa dimanfaatkan untuk budidaya maggot maupun pengolahan lainnya,” ungkapnya.
Meski proses pembersihan berlangsung di tengah aktivitas perdagangan yang tetap berjalan normal, petugas terus bekerja memindahkan sampah ke armada pengangkut agar area TPS segera kembali bersih.
DLH berharap kegiatan pengurasan ini tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga menjadi langkah awal dalam pembenahan sistem pengelolaan sampah di pasar tradisional agar lebih tertata, efektif, dan berkelanjutan. (Johan)












































































































Discussion about this post