KUNINGAN, (FC).- Warga Dusun Wage, Desa Pancalang, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, digegerkan dengan penemuan benda mencurigakan yang diduga granat saat penggalian tanah, Sabtu (2/5) sore.
Benda tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh Yadi saat menggali tanah untuk pembuatan septic tank di rumah milik Adi Novian Nur Huda. Sekitar pukul 15.30 WIB, pada kedalaman kurang lebih dua meter, ia menemukan benda berbentuk tidak lazim yang tertanam di dalam tanah.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pemilik rumah. Setelah melihat bentuknya, Adi menduga benda tersebut merupakan granat, bahkan sempat menelusuri informasi melalui internet untuk memastikan dugaan tersebut.
Karena khawatir berbahaya, keesokan harinya, Minggu (3/5) sekitar pukul 10.00 WIB, benda tersebut dibawa ke Mapolsek Pancalang untuk dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Menerima laporan tersebut, jajaran Polsek Pancalang langsung bergerak cepat dengan melakukan koordinasi lintas unsur, mulai dari unit Reskrim, Inafis, Samapta, hingga Koramil setempat. Pengamanan segera dilakukan guna mengantisipasi potensi risiko.
Petugas gabungan kemudian mendatangi lokasi penemuan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memastikan tidak ada benda serupa lainnya di sekitar area.
Kapolsek Pancalang, IPDA Lukman Hakim, membenarkan adanya penemuan benda yang diduga granat tersebut. Menurutnya, langkah cepat dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan warga.
“Kami langsung mengamankan benda tersebut dan berkoordinasi dengan pihak terkait karena belum dapat dipastikan jenisnya,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang berpotensi membahayakan.
“Segera laporkan kepada aparat jika menemukan benda mencurigakan, jangan ditangani sendiri,” tegasnya.
Saat ini, benda yang diduga granat tersebut telah diamankan untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Polisi memastikan situasi di lokasi penemuan dalam kondisi aman dan terkendali. (Angga)














































































































Discussion about this post